Berita

Harga Kedelai Dikeluhkan Pengrajin Tempe di Kabupaten Malang

MALANG-POSMONEWS.COM,-
Naiknya harga kedelai, dikeluhkan para UMKM di beberapa daerah di Kabupaten Malang. Kali ini keluhan datang dari perajin tempe maupun olahan tempe dan tahu.

Saat ini harga kedelai impor di Kabupaten Malang telah menembus Rp 11 ribu per kilogram, dari sebelumnya di kisaran Rp 9.000.

Seperti diungkapkan Suparno DS. Sutojayan Pakisaji, salah satu perajin tempe di Pakisaji Kabupaten Malang, dimana dirinya terpaksa harus mengurangi volume atau ukuran tempe. Sebab dengan naiknya harga kedelai, maka biaya produksi secara otomatis juga turut naik.

“Agar tidak rugi, kami kurangi volumenya saja,” tegas Suparno, pada Sabtu (19/2/2022).

Menurutnya, untuk memproduksi tempe, setiap harinya dirinya bisa menghabiskan 30-50 kg/perhari kedelai, untuk memenuhi permintaan sekitar Desa Sutojayan, Karangduren, Genengan dan sekitarnya.

Secara terpisah diwaktu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dr. Agung Purwanto mengatakan, jika terkait kenaikan harga kedelai hanya sementara saja masyarakat tidak perlu panik dan akan kembali normal sebelum puasa Ramadhan di tahun lalu juga sama mau menjelang Puasa Ramadhan, Ingsaalloh akan stabil menjelang Ramadhan termasuk.

Dalam menghadapi bulan suci Ramadhan yang jatuh pada awal April kebutuhan akan beras cukup bahkan surplus 84. 184 ton. Dan kebutuhan pokok yang lain juga akan kembali normal dan jika akan mengadakan operasi pasar terkait hal kebutuhan pokok warga.
**(ade/kur)

Related Articles

Back to top button