Lapas Pekanbaru Gelar Nasihat Pra Nikah bagi Pegawai
PEKANBARU-POSMONEWS.COM,-
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru hari ini menyelenggarakan nasehat pra nikah bagi pegawai/petugas yang akan melaksanakan pernikahan bulan ini, pada Selasa siang (08/02/2022).
Bertempat di Ruang Kunjungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru, pelaksanaan nasehat pranikah bagi pegawai berjalan dengan khidmat dengan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Sapto Winarno, Pejabat Struktural, perwakilan Dharma Wanita dan Pegawai Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Nasehat pra nikah ini, diikuti oleh 2(dua) orang Pegawai Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan pasangan masing-masing.
Kegiatan nasehat pra nikah ini sejatinya merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh pegawai sebelum melaksanakan prosesi pernikahan. Nasehat pertama diberikan oleh Ketua Dharma Wanita yang diwakili oleh Wakil Ketua Dharma Wanita Ibu Rina Efendi kepada kedua pegawai dan pasangan. Beliau memberi pesan kepada pasangan agar lebih memahami sifat serta tugas yang diemban.
“Saya sebagai salah satu pimpinan Dharma Wanita Lapas Kelas IIA Pekanbaru memberi pesan kepada kalian masing masing untuk lebih memahami karakteristik pasangan karena menikah bukan hanya untuk hari ini tapi untuk selamanya kalau tuhan mengizinkan.oleh karena kita telah memilih suatu keputusan maka kita harus menerima konsekuensinya, sang istri harus paham tugas suami dan jika sewaktu-waktu organisasi atau tugas kantor memanggil maka jangan larang suami. Bila nanti sudah resmi bergabung menjadi istri dari petugas lapas Kelas IIA Pekanbaru maka mempunyai kewajiban untuk aftif dalam kegiatan Dharma Wanita,” ujar Rina.
Disambung oleh Kalapas memberikan pengarahan dan nasihat kepada pasangan yang mengikuti nasehat pranikah untuk senantiasa menjaga integritas dan berpesan kepada calon istri untuk memahami tugas suami.
“Kenali dan pahami tugas suami, suami anda bukan ASN biasa tugasnya adalah 24 jam ketika dilantik ada dua fungsi tugas yakni sebagai pengamanan dan pembina, jika sewaktu-waktu kantor membutuhkan maka jam berapapun istri harus ikhlas mengizinkan,” pesan Sapto.**(anggl/ahm)
