Berita Utama

Gencar Pelacakan Suspek dan Kontak Erat Wabah COVID-19

• Bamsoet: Pentingnya Penerapan Aplikasi PeduliLindungi

JAKARTA-POSMONEWS,-
Pelacakan terhadap suspek dan kontak erat serta meningkatkan skrining di tempat umum, terus dilakukan pemerintah daerah di luar Pulau Jawa, terhadap antasipasi gelombang tiga terhadap wabah Covid-19.

Hal itu mendapat respon positif dari Ketua MPR RI, H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A. (Bamsoet). Dirinya mendukung upaya-upaya yang ditempuh pemerintah daerah tersebut. Khususnya terhadap kegiatan testing maupun tracing, serta lebih meningkatkan pengawasan terhadap orang berstatus suspek penting dilakukan guna mencegah lonjakan kasus kembali terjadi akibat lemahnya pengawasan terhadap orang suspek dan kontak erat dengan pasien terpapar virus Covid-19.

Lebih lanjut, Bamsoet mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan penerapan aplikasi PeduliLindungi sebagai langkah tracing secara masif yang diterapkan di berbagai tempat, seperti fasilitas umum, kegiatan usaha ataupun pendidikan guna mencegah gelombang ketiga Covid-19.

“Upaya pencegahan ini dapat berhasil jika diikuti peran aktif dari seluruh masyarakat dalam melindungi diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitarnya yakni dengan bersikap disiplin menerapkan protokol kesehatan serta melaksanakan program vaksinasi secara masif,” katanya.

Bamsoeeminta komitmen pemerintah daerah di Pulau Jawa maupun diluar Pulau Jawa agar memperkuat koordinasi serta sinergi dalam hal penanggulangan dan penanganan Covid-19. Hal ini diperlukan untuk menjaga keberhasilan Indonesia dalam mengendalikan kasus Covid-19 di tanah air.

Seperti ditegas Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 mengungkapkan, saat ini tren mobilitas sudah mengalami kenaikan, mencapai 22,14 persen di pusat belanja, 5,43 persen di taman dan 2,68 persen di tempat retail dan rekreasi.

Ketua MPR RI, juga meminta pemerintah dan petugas tetap melakukan pengawasan mobilitas masyarakat dan bersikap tegas terhadap penerapan protokol kesehatan (Prokes), serta menghindari terjadinya kerumunan, dan meminta seluruh lapisan masyarakat agar menyadari bahwa ancaman Covid-19 masih ada dan kondisi yang sudah membaik ini harus dipertahankan secara bersama.

“Mengingat, kondisi kasus di Indonesia saat ini sedang berada di titik terendah dan telah menurun selama 15 pekan sehingga perlu dipertahankan agar tidak kembali meningkat khususnya pada saat periode libur Natal dan Tahun Baru,” papar Bamsoet.

Ditegaskan, komitmen pemerintah untuk terus mempertahankan testing rate dan positivity rate pada level yang direkomendasikan WHO. Sehingga upaya pelacakan kasus hingga pengendalian kasus dapat terus dilaksanakan dan dimaksimalkan.

“Pemerintah untuk terus mengawasi secara ketat pintu masuk ke Indonesia dan terus menjalankan kebijakan karantina bagi pendatang. Hal ini diperlukan karena negara tetangga sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19,” pintanya.

Bamsoet mengingatkan kepada semua elemen masyarakat harus bersama-sama memahami bahwa dengan tingkat pergerakan masyarakat yang semakin tinggi, risiko interaksi dan penularan juga semakin tinggi. Sehingga, untuk meminimalisir risiko semua pihak harus patuh, taat dan disiplin menjalankan prokes serta tetap selektif dan bijak saat beraktivitas.
**(za)

Related Articles

Back to top button