Berita Utama

Kemen PU Dukung Pemprov Jatim Mengejar Perbaikan Infrakstruktur

▪︎ Disamping Jalan Nasional juga Memperkuat Pelabuhan

▪︎ SURABAYA – POSMONEWS.com,-
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memastikan dukungan penuh terhadap penguatan infrastruktur di Jawa Timur. Hal ini disampaikan saat pertemuan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Menteri Dody menyebut pertemuan membahas sejumlah proyek strategis, termasuk penanganan Kali Lamong. Ia menegaskan Balai Besar Wilayah Sungai (BWS) Bengawan Solo akan terus koordinasi dengan Dinas PU setempat.

“Beberapa kali kita diskusikan apa yang bisa kita bantu untuk memperkuat Jatim. Ada beberapa saran dari Pak Sekda, penanganan Kali Lamong misalnya, nanti akan kita support terus,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody mengatakan penanganan meliputi perbaikan pintu air serta normalisasi alur Sungai Bengawan Solo. Selain itu, pertemuan juga membahas rencana pembangunan Flyover Taman Pelangi di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Menteri PU menjelaskan saat ini rencana masih dalam tahap finalisasi Detail Engineering Design (DED) oleh Pemkot dan Pemprov Jatim. Pembangunan fisik flyover direncanakan mulai tahun 2026 melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) punya ambisi untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur di Jatim. Mulai masalah rusaknya jalan nasional di Jatim hingga pembangunan pelabuhan di beberapa tempat di Jatim.

Saat menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian PU bisa segera menuntaskan pembangunan seluruh jalan tol yang ada di Jatim. Disamping itu juga, ingin memperkuat pelabuhan, tidak hanya Tanjung Perak saja, tetapi juga ingin di daerah timur, seperti di Probolinggo, Situbondo dan Banyuwangi bisa dikembangkan dengan baik.

Hal itu dalam rangka mengurangi biasa logistik. Karena ternyata kirim barang ke Makasar jauh lebih murah ke Singapura. Selain itu, berlabuh di Surabaya, ternyata lebih mahal daripada berlabuh di Probolinggo.

“Disamping itu  bandara Juanda terus dikembangkan, didukung  oleh Kementerian PU untuk penyelesaian dan percepatan penambahan landasan,” katanya.

Menurutnya pembangunan beberapa bendungan dalam rangka memenuhi kebutuhan tidak hanya untuk pertanian, tapi juga air baku bagi masyarakat. Misalnya jika Umbulan sudah jadi membantu masyarakat Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik. Akses air masih belum maksimal sekitar 70 %.

“Jalan berlubang dan peningkatan kualitas jalan diperkirakan bisa tuntas selesai bulan depan, sehingga para pengemudi menjadi lebih nyaman, keadaan lebih baik tidak seperti sekarang cuaca masih ekstrim,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jawa Timur, Adhi Karyono, mengapresiasi perhatian Menteri PU terhadap berbagai persoalan infrastruktur. Ia menilai pembahasan terkait kewenangan balai Kementerian PU sudah dilakukan secara terbuka dan konstruktif.

“Persoalan struktural infrastruktur tadi sudah dibahas terutama yang menyangkut kewenangan balai-balai Kementerian PU. Alhamdulillah beliau sangat memperhatikan dan terbuka, kita juga akan menyusun dalam waktu dekat untuk proyek-proyek strategis yang diperlukan,” ujar Adhi.▪︎ (FEND)

Related Articles

Back to top button