Berita Utama

TMMD ke-109 Lamongan Terbaik ke-II Nasional

Persiapan yang matang, planning program yang tepat sasaran dan kerja keras jajaran Kodim 0812 Lamongan, Pemkab. Lamongan bersama seluruh komponen masyarakat pada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke -109 di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro mendapatkan prestasi di tingkat nasional.

Penghargaan ini juga berkat sinergi yang terjalin erat dan saling menguatkan antara jajaran Kodim 0812 dan pilar-pilar Lamongan tanpa terkecuali. Esensinya, keberhasilan program TMMD ke-109 sehingga mengukir prestasi juara II Nasional itu karena pelaksanaannya baik pengerjaan fisik dan non fisiknya mempunyai nilai – nilai tinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Terawatnya kerukunan, semangat bergotong royong, saling menghargai dan membantu sesama manusia merupakan hal yang tidak dapat ternilai harganya ketimbang raihan prestasi itu.

Hal inilah yang ditegaskan Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono, pada insan pers di Lamongan, bahwa prestasi juara II se- Nasional ini bukanlah tujuan utama pada TMMD ke -109 tetapi ada esensi lain yang lebih penting dan membumi.

“Merawat kerukunan sesama bangsa melalui gotong royong merupakan tujuan utama dari  TNI Manunggal Membangun Desa ke-109 yang dilaksanakan pada dua bulan lalu. Bagaimanapun gotong royong masyarakat ini harus terus selalu kita gelorakan, karena merupakan karakter bangsa kita dan tentu hal itu merupakan  perwujudan pengamalan Pancasila dikehidupan sehari – hari,” urainya dengan tegas pada posmonews. com, Selasa (01/12).

Masih menurut orang nomor satu di Kodim 0812 ini, dalam pelaksanaan TMMD ke-109 tidak akan mungkin berjalan maksimal sesuai yang diharapkan dan tercapainya program. Manakala TNI-AD tidak mendapatkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat di lokasi TMMD khususnya dan warga lainnya.

Yang luar biasa dalam menjaga kebersanaan itu, menurut Letkol Sidik, misalnya dalam pelaksaanaan TMMD ke 109 juga ada sekelompok organisasi yang dihuni oleh mantan – mantan teroris yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD kemarin.

“Alhamdulillah para napi teroris, ternyata mau bekerjasama dengan TNI-Polri untuk turut serta membantu pembangunan fisik dan non fisik pada TMMD ke-109,” terangnya.

Hal tersebut artinya, lanjut Dandim, mereka sangatlah bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Dan juga yang menjadi sisi lain dari TMMD ke-109 hingga mendapatkan apresiasi di tingkat nasional.

“Secara khusus, kami Kodim 0812 diberikan tugas agar pembangunan baik fisik dan non fisik yang sudah dikerjakan pada TMMD ke-109 agar tetap dirawat dengan baik. Dan Alhamdulillah program pipanisasi yang sudah kita kerjakan untuk pertanian sangat berguna untuk masyarakat desa setempat,” lanjut Dandim.

Kepada Letkol Sidik lebih jauh memaparkan pada pembangunan TMMD ke-109 akan terus dipantau oleh petugas selama dua tahun. Mereka melakukan pengecekan kwalitas bangunan.

Letkol Sidik mengajak kepada seluruh komponen masyarakat agar terus produktif dan peduli dengan sesama bangsa.

“Mari kita terus bersama- sama untuk aktif dan peduli. Walaupun ini masa pandemi, kita harus tetap produktif untuk berprestasi di setiap kinerja kita,” pungkasnya.
(DANAR SP)

Related Articles

Back to top button