Benteng Kokoh Tegakkan Islam

325 dibaca

Karomah Tuan Guru Zainal Ilmi Albanjari (1)

Tuan Guru Zainal Ilmi Albanjari itullah sosok legendaris yang dilahirkan pada Jumat malam sekitar pukul 04.30 WITA, 7 Rabiaul Awal 1304 H. di Desa Dalam Pagar Martapura, itu sampai sekarang melekat di benak masyarakat setempat. Apa saja karomah beliau?

TUAN Guru Zainal Ilmi Albanjari merupakan juriat dari Tuan Syekh Muhammad Arsyad Albanjari, ayahnya bernama H. Abdus Shamad bin H. Muhammad Said Wali, merupakan keturunan ke empat syech yang lebih terkenal dengan nama Datu Kelampayan, sedangkan ibunya bernama Hj. Qamariyah.

Tuan Guru Zainal Ilmi Albanjari sejak kecil sampai dewasa mendapatkan banyak bimbingan ilmu dari keluarganya yang sangat kental dengan tradisi religius Islam, sehingga iman dan tauhid terbina dan terpelihara dalam dirinya. Beliau mempunyai akhlak yang terpuji santun dalam berbicara serta benteng yang kokoh dalam menegakkan perintah Allah SWT. dan senantiasa terhindar dari perbuatan sia-sia.

Selain itu sejak kecil Tuan Guru Zainal Ilmi sudah mempunyai ciri menjadi ulama sebab beliau memeliki akhlak yang mulia dan tercermin dalam sikap serta perbuatannya.

Sejak kecil itu pula, beliau menyibukkan diri dengan mengisi hari harinya dengan menuntut ilmu dan beribadah memelihara waktu dan mengerjakan ibadah, memelihara dan mengerjakan ibadah sunah, menghindari diri dari perbuatan syubhat.

Adapun Tuan Guru Zainal Ilmi dalam menuntut ilmu di antara gurunya adalah orang tuanya sendri Tuan Guru Abdus Shamad, padanya beliau belajar Arabiyah, Fiqih, dan Hadist selama kurang lebih 6 tahun. Kemudian kepada Tuan Guru Muhammad Amin bin Qadhi H. Mahmud, Syech Abdurahman Muda.Tuan Guru H. Abbas bin Mufti H. Abdul Djalil, Tuan Guru Abdullah bin Guru H. Muhammad Shaleh, Tuan Guru H. Muhammad Ali bin Abdullah Albanjari, Tuan Guru H. Khalid, Tuan Guru H. Ahmad Nawawi, serta Tuan Guru H. Ismail, Dalam Pagar Martapura (ayah dari KH. R. Rahman Ismail, mantan Kepala Menteri Agama Kabupaten Banjar), Tuan Guru Ahmad Wali Kuin Banjarmasin (murid H. Masaid Wali, kakek dari Tuan Guru KH. Zainal Ilmi).

Dari guru-guru-nya tersebut, Tuan Guru Zainal Ilmi mendapatkan ilmu pengetahuan agama yang kemudian beliau amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut riwayat; Tuan Guru Zainal ilmi Albanjari adalah Khalifah dari Mufti Indaragiri Riau, yakni Syech Abdurrahman Siddiq Albanjari atau lebih dikenal dengan (Datu Sapat).

Ketika Syech Abdurrahman Siddiq Albanjari hendak berangkat Ketembilah Riau, beliau ditanya oleh seseorang di Kampung Dalam Pagar.”Siapakah pengganti guru di kampung ini ….?” Kemudian Syech Abdurahman Siddiq menjawab….”Anang Ilmi (Tuan Guru Zainal Ilmi Albanjari) penggantiku.”Sambil menepuk bahu Tuan Guru Zainal Ilmi Albanjari.
(za/berbagai sumber)