Puluhan Hotel di Batu Mulai Beroperasi

202 dibaca

Puluhan hotel di wilayah Malang mulai beroprasi lagi. Tim verifikasi Satgas Covid-19 Kota Batu memastikan 30 dari 36 hotel dan dua destinasi wisata beroperasi di masa transisi New Normal.

Sebelumnya para pengelola hotel dan tempat wisata mengajukan permohonan ke Disparta Kota Batu.“Sesuai aturan protokol kesehatan, hotel yang mau buka harus mengajukan permohonan dulu. Setelah itu kami survei dan edukasi bersama dengan tim verifikasi yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol, Dinkes, Disnaker, dan BPBD,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono.

Lebih lanjut Imam menerangkan mayoritas hotel yang mengajukan permohonan dianggap layak untuk buka. Karena telah memenuhi protokol kesehatan setelah disurvei dan sudah dibuatkan berita acara berikut dengan kesanggupan protokol kesehatan.

“Saya serahkan ke tim hasil dari berita acara dan secara umum mayoritas hotel siap. Tercatat dari 36 permohonan hotel yang sudah masuk dan telah disurvei, ada 30 sudah siap,” terangnya.

Sedangkan sisanya, Imam mencatat belum mendapatkan izin karena tidak sesuai standar protokol kesehatan saat disurvei pada 18 Juni lalu. Kekurangan tersebut diungkapnya seperti hotel tidak memiliki ruang isolasi, SDM kurang cakap apabila ada orang terpapar Covid-19, hingga kurangnya fasilitas kesehatan.

Sedangkan untuk tempat wisata, lanjut dia, ada dua tempat yang telah mengajukan permohonan, disurvei dan dinyatakan siap beroperasi. Yakni Kaliwatu Rafting dan Batu Flower Garden (BFG). Untuk yang lainnya masih belum menyodorkan permohonan.

“Namun yang terpenting seperti yang diungkap Ibu Wali Kota, mereka juga wajib mengikuti aturan agar wisatawan dari zona merah seperti Jakarta dan Surabaya ketika akan menginap atau berwisata wajib bawa surat keterangan sehat dengan menyertakan hasil swab atau rapid. Ini sesuai Perwali Kota Batu nomor 56 tahun 2020,” tegasnya.

Hotel Aston Inn Batu merupakan salah satu hotel yang dinyatakan  tim verifikasi sangat layak dan boleh beroperasi. Aston Inn Batu telah menerapkan protokol kesehatan untuk tamu. Mulai dari tamu yang akan masuk lobi wajib cuci tangan, cek suhu tubuh dengan thermo gun, dan penyemprotan disinfektan bagi mobil tamu.

Saat masuk, tamu juga wajib mengisi formulir yang berisi seperti riwayat bepergian. Khusus  tamu dari zona merah, seperti Surabaya dan Jakarta wajib menggunakan surat sehat.

Sementara untuk kamar dibatasi 50 persen dari total kamar 103 kamar selama buka sejak 9 Juni lalu. Rata-rata okupansi selama buka hanya mencapai 5-10 persen.
(MP/Alamsyah)