Berita

SMP PGRI 1 Buduran Kembali Siaran Campursari TVRI

▪︎SURABAYA – POSMONEWS.com,-
SMP PGRI 1 Buduran “Terakreditasi A” kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam tampilan seni budaya tradisi di layar kaca. Atas dukungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Ng. Tirto Adi, M.Pd. Campursari Pandan Wangi SMP PGRI 1 Buduran siaran langsung di Studio 2 TVRI Jawa Timur, Minggu (31/5/2026).

Dihadiri oleh para pengurus PGRI dan YPLP PGRI tingkat Provinsi Jawa Timur dan tingkat  Kabupaten Sidoarjo.

Sesuai dengan mottonya yang baru : “Tampil Beda, Paling Bisa, Luar Biasa”, SMP PGRI 1 Buduran membangkitkan campursari untuk tampil di TVRI Jawa Timur. Tampilan kali ini merupakan kolaborasi para guru dan tenaga kependidikan, murid, alumni, pengurus PGRI, dan pengurus YPLP PGRI.

Didukung oleh komite sekolah dan orang tua/wali murid, serta mitra sekolah. Dengan bintang tamu : Ketua PGRI Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Sobirin, S.Pd., M.Pd. dan Ketua Perwakilan YPLP PGRI Kabupaten Sidoarjo, Suprapto, S.Pd., M.Pd.

Ikut hadir pada acara tersebut: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Ng. Tirto Adi, M.Pd dan jajarannya,; Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Dr. Drs. H. Djoko Adi Walujo, S.T., M.M., DBA. dan jajarannya; Ketua YPLP PGRI Provinsi Jawa Timur, Dr. Dra. Dwi Retnani Srinarwati, M.Si.; Ketua Komite SMP PGRI 1 Buduran, Kharis Maftuqin, S.E., dan perwakilan orang tua/wali murid SMP PGRI 1 Buduran.

Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si, M.Pd., Gr. menyebutkan, Campursari Pandanwangi SMP PGRI 1 Buduran terakhir tampil sebelum wabah Covid-19. Pada saat wabah Corona tersebut, diterapkan pembatasan-pembatasan khusus untuk siaran di TVRI, sehingga menjadi kendala yang sulit dicarikan solusinya..

“Alhamdulillah, Campursari Pandan Wangi SMP PGRI 1 Buduran bisa tampil lagi di TVRI Jawa Timur, karena motivasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Bapak Dr. Ng. Tirto Adi, M.Pd. Sekaligus bisa menyalurkan bakat-minat para murid KKSB (Kelas Khusus Seni Budaya),”katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Ng, Tirto Adi, M.Pd. menyebutkan, SMP PGRI 1 Buduran merupakan salah satu sekolah di wilayah Kabupaten Sidoarjo yang selalu melestarikan seni budaya tradisional, khususnya seni budaya Jawa, dan sebagai sekolah pilihan favorit bagi warga masyarakat Sidoarjo, karena dikelola dengan profesional.

Menurutnya, SMP PGRI 1 Buduran merupakan satu-satunya SMP swasta di Kabupaten Sidoarjo yang dipercaya oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo sebagai sekolah penyelenggara KKSB (Kelas Khusus Seni Budaya). Mengingat, keunggulan dan prestasi sekolah dalam bidang seni budaya, khususnya seni tradisi.

Disebutkan, pihaknya selalu mendorong dan memotivasi SMP PGRI 1 Buduran untuk kembali siaran di TVRI Jawa Timur, mengingat campursari sudah menjadi branding SMP PGRI 1 Buduran. Oleh karena itu, campursari untuk terus dipertahankan, bahkan dikembangkan di SMP PGRI 1 Buduran. Dengan dukungan semua stake holder Pendidikan dan mitra sekolah.

“Selain itu, SMP PGRI 1 Buduran juga terpilih oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sebagai sekolah model implementasi deep learning (pembelajaran mendalam) dan koding dan kecerdasan artifisial,”tambahnya.

Pada tampilan kali ini, diawali dengan fragmen drama berbahasa Jawa berjudul “Kudu Tetep Sekolah”, yang menceritakan kisah seorang anak yang ingin berhenti sekolah, karena nyaris terpengaruh judi online. Namun, akhirnya bisa kembali sekolah Bersama teman-temannya. Adapun lagu-lagu campursari yang ditampilkan, yaitu : Nyidam Sari, Nganggur, Sumyar, Caping Gunung, Jogja Istimewa, Caping Gunung, dan Ora Nduweni.
▪︎(Koesmoko, Humas SMP PGRI 1 Buduran)

Related Articles

Back to top button