Berita

Resmikan Kantor Bawaslu, Wali Kota Malang: Momentum Penguatan Demokrasi Berkualitas

▪︎ KOTA MALANG – POSMONEWS.com,-
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meresmikan kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Malang yang berlokasi di Jalan Danau Ranau No. 1A, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Selasa (28/4/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang menyampaikan bahwa keberadaan kantor baru ini tidak sekadar menjadi sarana penunjang, tetapi juga penguat peran kelembagaan Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, independen, dan berintegritas.

“Ini menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas di Kota Malang,” tuturnya.

Wahyu juga mengapresiasi kehadiran pimpinan Bawaslu RI dan Bawaslu Jawa Timur dalam kegiatan kali ini. Menurutnya, hal ini sekaligus merupakan bentuk dukungan dan penguatan dalam upaya menjaga dan meningkatkan mutu demokrasi, khususnya di Kota Malang.

Kegiatan peresmian ini dirangkaikan dengan agenda bertema ‘Konsolidasi Demokrasi; Penguatan Dukungan Teknis Pengawasan dan Inovasi Kelembagaan dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum’.

Tema tersebut, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat fondasi demokrasi melalui peningkatan kapasitas kelembagaan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Ia menegaskan bahwa konsolidasi demokrasi tidak cukup hanya melalui penyelenggaraan pemilu secara berkala, tetapi harus diwujudkan melalui kualitas pemilu itu sendiri.

“Pengawasan pemilu harus bergeser dari yang semula reaktif menjadi proaktif, sistemik, dan berbasis data. Di sinilah pentingnya penguatan dukungan teknis,” jelasnya.

Penguatan tersebut mencakup pengembangan sistem informasi terintegrasi, peningkatan akurasi data pemilih, kemudahan akses pelaporan pelanggaran, serta penguatan pengawasan partisipatif hingga tingkat masyarakat.

Dengan langkah tersebut, pengawasan pemilu diharapkan menjadi lebih terukur, transparan, dan akuntabel. Selain itu, Wahyu juga mendorong Bawaslu untuk berperan sebagai edukator demokrasi yang mampu meningkatkan partisipasi publik secara cerdas dan bertanggung jawab.

“Bawaslu tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penggerak literasi demokrasi di masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan nota kerja sama antara Pemerintah Kota Malang dengan Bawaslu Kota Malang sebagai bentuk penguatan sinergi kelembagaan dalam mendukung kinerja pengawasan pemilu ke depan.

Wahyu berharap, momentum peresmian kantor ini tidak hanya menjadi simbol hadirnya fasilitas baru, tetapi juga menjadi titik awal peningkatan kapasitas kelembagaan serta percepatan inovasi dalam pengawasan pemilu.

“Melalui momentum ini, mari kita perkuat kolaborasi agar demokrasi yang terbangun tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga substantif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.▪︎(AHM/Say)

Related Articles

Back to top button