Arus Mudik dan Balik Manfaatkan Keindahan Jalur Pansela Jawa (JLS)

▪︎ JAKARTA – POSMONEWS.com,-
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorong masyarakat memanfaatkan Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Pansela Jawa sebagai alternatif perjalanan mudik dan balik setelah liburan Lebaran 1447 H/2026 M.
Jalur Pansela tidak hanya membantu mengurai kepadatan, tetapi juga menyuguhkan panorama pesisir selatan Pulau Jawa.
Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan, pemerintah terus memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional agar perjalanan mudik dan arus balik dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman.
“Jalur Pantai Selatan dapat menjadi alternatif perjalanan mudik bagi masyarakat. Selain membantu mengurangi kepadatan di jalur utama seperti kawasan Cikampek, jalur ini juga memiliki potensi wisata yang sangat menarik karena melewati kawasan pantai selatan Pulau Jawa,” ujar Menteri Dody.
Seperti diketahui, Jalur Pansela membentang dari Banten hingga Jawa Timur dengan panjang lebih dari 1.500 kilometer dan melintasi lima provinsi, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Di sepanjang jalur ini, pemudik dapat menikmati berbagai destinasi wisata pesisir seperti Pantai Rancabuaya dan Pantai Pangandaran, Pantai Parangtritis, hingga kawasan Pantai Sendang Biru yang menjadi pintu menuju Pulau Sempu.
Sebagai bagian dari peningkatan keandalan infrastruktur di koridor Pansela, Kementerian PU telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan preservasi dan rehabilitasi. Salah satunya rehabilitasi Jembatan Cidahon pada ruas jalan nasional Cilaki – Rancabuaya di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Rehabilitasi jembatan sepanjang 50,7 meter tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sejak Oktober 2025 dan telah selesai 100 persen, untuk meningkatkan keandalan struktur serta keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan posko mudik di berbagai ruas jalan nasional, termasuk di sepanjang jalur Pansela dari Banten hingga Jawa Timur. Secara nasional, sebanyak 496 posko mudik disiagakan dengan dukungan 1.461 unit Disaster Relief Unit (DRU) berupa peralatan dan material penanganan darurat.
Dengan kesiapan infrastruktur tersebut, Jalur Pansela tidak hanya menjadi alternatif distribusi kendaraan selama mudik, tetapi juga menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda dengan panorama alam pesisir selatan Pulau Jawa.▪︎ (FEND)

