Serunya Bermain Sambil Belajar Literasi Digital

▪︎ KOTA MALANG – POSMONEWS.com,-
Sekitar 104 siswa kelas III SD Muhammadiyah 4 (Mupat) Kota Malang antusias mengikuti sesi pembelajaran tentang Internet Sehat dan Aman yang disampaikan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang. Suasana penuh keceriaan pun tampak terlihat dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Kampus II SD Mupat, Rabu (10/12/2025).
Pasalnya, teori-teori pembelajaran yang disampaikan dikemas secara ringan dan interaktif melalui permainan gim tebak sederhana dan diselingi pemberian hadiah alat tulis dan makanan ringan bagi siswa yang berhasil menjawab dengan benar ataupun yang berani mengutarakan pendapatnya.
“Kami senang sekali, bisa bersama para siswa, berbincang dan bermain. Harapannya, dengan cara yang santai, anak-anak lebih memahami dan mengingat hal-hal yang baik, maupun yang buruk dan harus dihindari dari teknologi digital,” terang Kepala Bidang Aptika Diskominfo Kota Malang, Pandu Zanuar yang hadir sebagai salah satu narasumber.
Bersama tim, lewat sederet pertanyaan kuis, Pandu mengajak siswa mengenali data pribadi dan bagaimana melindunginya dengan memilah mana yang boleh dan tidak boleh dibagikan begitu saja di dunia maya.
Siswa juga diajak mengerti tentang makna dan maksud adanya rating game dan media sosial yang acapkali dimainkan. Tak hanya itu, pengenalan informasi hoaks serta pentingnya kontrol waktu serta pendampingan orang tua akan setiap konten.
Edukasi yang dilakukan terus menerus sejak usia dini pada setiap lingkungan tumbuh kembang anak, menurut Pandu sangat penting dilakukan dengan cara-cara yang mudah dicerna di tengah gempuran digitalisasi saat ini dan berbagai hal negatif, seperti kecanduan, kesehatan mental, kekerasan, pelecehan hingga cyberbullying.
“Ternyata seru, anak-anak berebut menjawab setiap pertanyaan kuis. Dan hebatnya, mereka sudah memahami banyak hal, meskipun tentu perlu kita sampaikan detilnya,” kesan Pandu.
Sementara itu, Sherly, Pustakawan Mupat Library sebagai perwakilan sekolah mengutarakan bahwa kegiatan Pelita Mupat yang digelar rutin selepas siswa menuntaskan ujian akhir semester memang menyasar salah satunya literasi digital. Ia mengaku sangat terbantu dengan hadirnya tim dari Diskominfo Kota Malang.
“Kita terbantu sekali (oleh Diskominfo). Anak-anak juga tahu, lebih percaya, karena belajar dari ahlinya. Karena di zaman sekarang, zaman gadget, anak-anak pasti melihat,” ucap Sherly.
Terpisah, Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto menyebut bahwa semakin tingginya prakarsa kolaborasi pemerintah dan lembaga pendidikan serta masyarakat dilandasi kesadaran bersama untuk mencetak generasi emas bangsa.
“Indeks IMDI Kota Malang tiga terbaik nasional. Ini tentu buah dari sinergi kita, termasuk lewat pendekatan bermain sambil belajar dalam membersamai anak-anak, siswa-siswa hebat, belajar bagaimana internet dan tekologi bisa positif manfaat. Tapi tentu, peran kita sebagai guru dan orang tua juga harus jadi teladan,” pesannya.▪︎ (Ndu/AHM)
