Berita Utama

Chef King Abdi Tampil di Kontes Bandeng Kawak

▪︎GRESIK – POSMONEWS.com,-
Kontes Bandeng Kawak 2025 di Gresik, Jawa Timur, menampilkan jebolan Master Chef Indonesia Amrizal Nuril meramaikan Kontes Bandeng Kawak Gresik 2025.

Pria yang lebih dikenal dengan panggilan King Abdi itu akan unjuk kebolehan memasak dan mengolah ikan bandeng secara langsung, Rabu (26/3/2025) malam.

Seperti diketahui, Kontes Bandeng Kawak Gresik 2025 akan berlangsung di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Gresik.Tradisi ini sudah berusia ratusan tahun, sejak dimulainya penyebaran agama Islam awal oleh Sunan Giri, dan digelar setiap bulan Ramadan tepatnya malam ke 25 hingga malam akhir bulan puasa.

“King Abdi positif datang di Kontes Bandeng Kawak Gresik 2025.Dia akan tampil di panggung utama dan tenda VVIP,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Saifuddin Ghozali, dikutip dari suaraindonesia.co.id.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Gresik Ratna Heri Sulistyowati mengatakan bahwa Kontes Bandeng Kawak tahun ini akan diikuti oleh tiga peserta dari 2 kecamatan di Kabupaten Gresik. Ketiganya akan bersaing dengan membawa ikan bandeng jumbo hasil budidaya dan perawatan ekstra.

“Tahun ini ada tiga peserta yang mengikuti kontes, yaitu satu dari Watuagung Mengare, serta dua dari Pangkahwetan,” ungkapnya.

Salah satu peserta Kontes Bandeng Kawak Syaifullah Mahdi mengungkapkan bahwa ikan bandeng yang mengikuti kontes harus memenuhi sejumlah syarat. Terutama bobot harus lebih dari 5 kilogram dan budidaya harus dilakukan di wilayah Gresik.

“Kalau untuk Kontes Bandeng itu minimal harus di atas 5 kg,” ujar Ratna Heri, Kabid Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Gresik.

Sandi menuturkan, partisipasinya kali ini bertujuan untuk memberikan motivasi bagi para petambak di desa asalnya. Sekaligus untuk menegaskan bahwa bandeng merupakan ikon yang melekat dengan Gresik.

“Sebuah kebanggaan bahwa di desa kami di Desa Pangkahwetan itu ada kehidupan budidaya. Ini menjadi simbol untuk memotivasi teman-teman petambak lain. Sekaligus untuk menunjukkan bahwa bandeng itu identik dengan Gresik,” pungkasnya.

Kontes Bandeng Kawak bukan hanya sekadar perlombaan tahunan. Acara ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap para petambak yang berhasil membudidayakan bandeng berukuran besar dengan teknik pemeliharaan yang cermat.

Selain bandeng kawak, terdapat juga Pasar Bandeng yang akan berlangsung selama 3 hari, sejak tanggal 26 hingga 28 Maret 2025. Budaya ini menjadi daya tarik wisata sekaligus ajang promosi produk perikanan unggulan dari Kabupaten Gresik.▪︎(SYIL/AHM/SI)

Related Articles

Back to top button