Volume Gerbang Tol Madiun Melonjak JNK Tambah Gardu dan Mobile Reader
▪︎ Bentuk Komitmen dalam Memberikan Pelayanan Sepenuh Hati

▪︎ MADIUN – POSMONEWS.com,-
Terjadi peningkatan lalu lintas di Gerbang Tol Madiun, berdampak pada meningkatnya antrean di area transaksi keluar (exit). Tingginya mobilitas masyarakat dalam rangka bersilaturahmi menjadi salah satu faktor utama meningkatnya volume kendaraan.
Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan sepenuh hati kepada pengguna jalan, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) telah melakukan penambahan jumlah gardu operasi exit Gerbang Tol Madiun menjadi 4 gardu dan 1 OAB.
PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat sebanyak 100.451 kendaraan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Madiun selama periode 13–23 Maret 2026, atau melonjak sebesar 89,36 persen dibandingkan kondisi normal.
Lonjakan volume kendaraan yang signifikan pada momen Idulfitri 1447 Hijriah ini memicu antrean panjang di titik transaksi exit, sehingga pengelola jalan tol terpaksa melakukan langkah taktis guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Tingginya mobilitas masyarakat untuk keperluan mudik dan silaturahmi membuat angka kendaraan yang melintas hampir dua kali lipat dari rata-rata harian normal yang hanya berkisar 53.049 kendaraan.
Kepadatan arus terpantau mencapai puncaknya pada jam-jam tertentu, terutama selama akhir pekan dan berlanjut hingga tren peningkatan pada Senin (23/3/2026) hari ini.
Kondisi arus lalu lintas sempat tersendat di area transaksi akibat volume kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas layanan reguler, khususnya pada Minggu (22/3/2026) kemarin. Untuk mengurai kepadatan tersebut, JNK menambah jumlah gardu operasi exit menjadi empat unit ditambah satu unit on board automatic (OAB).
Selain penambahan gardu fisik, sebanyak tiga unit mobile reader (MR) juga diterjunkan ke lapangan untuk mempercepat proses transaksi di barisan antrean. Langkah ini didukung dengan koordinasi intensif bersama Posko Simpang Dumpil untuk mengatur sirkulasi kendaraan di luar gerbang tol agar penumpukan tidak mengunci jalur arteri.
Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga rasio kelancaran meski di tengah beban volume yang ekstrem. Penguatan layanan di gerbang tol menjadi fokus utama untuk meminimalisir waktu tunggu pengguna jalan.
“Kami berkomitmen untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal dengan melakukan penambahan gardu dan mobile reader serta memperkuat koordinasi dengan pihak terkait,” ujar Arie Irianto.
Arie Irianto mengimbau para pengguna jalan untuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol guna menghindari hambatan teknis saat transaksi. Pengendara juga diminta tetap tertib mengikuti arahan petugas serta menjaga jarak aman di tengah arus yang padat demi keselamatan bersama.
Masyarakat disarankan memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time, termasuk informasi ketersediaan rest area dan layanan darurat. Mengingat puncak arus balik diperkirakan terjadi malam ini hingga Selasa besok, kewaspadaan ekstra sangat diperlukan terutama saat melintasi titik rawan kepadatan di sekitar GT Madiun.▪︎(FEND)

