Berita

Lanjutkan Jamula, Dimensi Sosial, Agama hingga Kesejahteraan

▪︎Setahun Yes-Dirham Pimpin Lamongan. Inilah Capaian Kinerjanya (2)

▪︎ LAMONGAN – POSMONEWS.COM,-
Di bawah kepemimpinan Bupati Yes dan Wabup Dirham, Kabupaten Lamongan menjadi daerah yang berpotensi dalam berbagai bidang di tingkat Nasional bahkan Go Internasional.

Bukan waktu yang lama, dari duet Kolonial-Milkenial ini, namun cukup untuk meletakkan pondasi kukuh bagi 15 program prioritas yang tertuang dalam RPJMD.

Di bawah kendali pasangan Yes-Dirham ini, wajah Lamongan adalah wajah kolaborasi: menjaga amanah sembari memacu akselerasi yang sempat tertunda

Tertunda bukan berarti tinggal glanggang colong playu, namun Yes-Dirham tetap bertekat untuk menyelesaikan program prioritas tersebut hingga mengahkiri masa jabatannya dengan raport sangat baik. Layaknya seorang raja yang turun tahta, dengan predikat Lengser Keprabon, Madeg Pandhita.

Adapun bidang Keempat, adalah bidang Infrastruktur yang sempat menjadi handicap. Dan distorsi medsos buzzer dari lawan politiknya yang masiv. Kini telah dijawab dengan hasil kinerja.

Yakni, peningkatan infrastruktur berupa pembangunan 58 ruas jalan kabupaten sepanjang 24 ribu meter memastikan aksesibilitas warga kian mulus dengan tingkat kemantapan jalan mencapai 60 persen di tahun 2025. Program Jalan Mantap dan Alus (Jamula) Lamongan bakal terus dilanjutkan dengan menyesuaikan kekuatan anggaran yang ada.

Kelima, perihal Lampu penerangan jalan terpasang dan berfungsi dengan baik di 7.011 titik dengan tambahan 237 titik pada 2025 sebagai wujud program Lamongan Menyala.

Keenam, adalah Penguatan Dimensi Sosial dan Keagamaan yang makin mantap. Adanya Program Yakin Semua Sejahtera sudah menyasar 749 lansia yang menerima bantuan makan dan pelayanan sosial. Sebanyak 32 kepala rumah tangga mendapatkan bantuan permodalan.

Lewat program Lamongan Nyantri, syiar agama tetap terjaga. Sebanyak 9.624 tokoh agama, guru TPQ, takmir masjid dan musala, hingga modin mendapatkan insentif sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas pengabdian mereka. Selain itu, 268 lembaga keagamaan juga mendapatkan dukungan pemerintah.

Langkah pembangunan akan terus dilanjutkan bersama masyarakat Lamongan dengan komitmen menjadikan pelayanan publik semakin responsif, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas SDM, mempercepat infrastruktur, dan menjaga harmonisasi sosial demi Lamongan yang semakin tumbuh dan berdaya saing.

Pepatah dalam setiap keberhasilan, pasti ada tantangan, hambatan kinerja karena faktor lain. Ujian kepemimpinan datang lewat alam. Banjir akibat fenomena hidrometeorologi menyapa. Peningkatan curah hujan mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Lamongan. Namun, respons cepat menjadi kunci.

Lewat sinergi dengan BBWS, BNPB, dan Pemprov Jatim, percepatan infrastruktur pengendali banjir langsung dikebut. Mulai dari normalisasi sungai hingga aktivasi dan penambahan pompa. Sebanyak 20 ribu paket bantuan banjir sudah diserahkan dengan tetap menjamin keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan pokok mereka.▪︎(DANAR SP)

Related Articles

Back to top button