Berita

Tahun Baru Islam, Warga Desa Tumiyang Gelar Ambeng Nusantara II

▪︎BANYUMAS – POSMONEWS.com,-
Memasuki tahun baru Islam 1447 H, warga Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menggelar Ambeng Nusantara II, Sabtu (28/6/2025). Berupa tasyakuran dan tahlil untuk para leluhur.

Para tokoh masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut dari unsur BPD, RT, RW, budayawan (Suwarno, Didit Kristianto, Tohar), kyai (tokoh agama) Ahmad Rofii, Kades, perangkat desa, juru kunci (Rohman dan Sunarso).

Ikut hadir pula pejabat dari tingkat kecamatan: Koramil Pekuncen dan Polsek Pekuncen. Babinsa Alice dan Babinkamtibmas Gunawan Agung. Ratusan warga masyarakat ikut berkontribusi dan hadir pada acara tersebut.

Tradisi yang dilaksanakan masyarakat yang berlokasi di kaki Gunung Slamet ini juga untuk mengingat leluhurnya, yaitu SISKS (Sampeyan dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sunan) Amangkurat Agung dari Kerajaan Mataram.

Kegiatan ini diawali dengan mengambil air suci di Kali Wangan Grumbul Jurangmangu, Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen. Kemudian air suci itu dibawa dan disiramkan di petilasan Sunan Amangkurat Agung di atas bukit Grumbul Jurangmangu tersebut.

Setelah proses air suci, dilanjutkan dengan kirab (arak-arakan) 5 gunungan hasil bumi sejauh kurang lebih 2 kilometer menuju ke lapangan “Warasmadya” Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen. Setibanya di lapangan desa, 5 gunungan tersebut diperebutkan oleh warga masyarakat.

Dilanjutkan, warga masyarakat melakukan istighotsah dan ditutup dengan _kembul bujana_ (makan bersama) serta beramah tamah.

Ketua BPD Tumiyang, Wiwi Purwoko, S.Pd mengatakan, kegiatan Ambeng Nusantata di Tumiyang sangat didukung untuk dilaksanakan setiap tahun.

“Harapannya ke depan lebih sempurna acaranya, sehingga merupakan salah satu _event_ budaya tahunan di Desa Tumiyang. Masyarakat dimohon selalu mendukung kegiatan ini,” katanya.

Atas permintaan Ketua BPD, maka sejak APBD tahun 2025, mengalokasikan anggaran untuk kegiatan kebudayaan, yaitu Ambeng Nusantara tersebut.
Pada pembukaan acara arak-arakan, Kepala Desa Tumiyang, Sumarno membacakan sekilas perjalanan SISKS Amangkurat Agung, yang wafat di Grumbul Jurangmangu, dan disucikan di Pasiraman. Selanjutnya jenazahnya dibawa ke daerah Tegal Arum untuk dimakamkan.

Sementara itu, Ketua Panitia Ambeng Nusantara II atau Amangkurat Agung jilid II, Casum Saifuddin Ahmad mengatakan, kegiatan ini diadakan bertujuan untuk melestarikan budaya yang ada di Desa Tumiyang.  Selain itu, untuk mengingat leluhurnya Amangkurat Agung.
▪︎(Koesmoko, bocah Desa Tumiyang)

Related Articles

Back to top button