Berita

Halal Bihalal Pusat Kegiatan Gugus Paud Gemilang Kepanjen

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi MM, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang sekaligus Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi menghadiri halal bihalal keluarga besar Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD Gemilang Kecamatan Kepanjen  berlokasikan di gedung PGRI Kabupaten Malang, Kamis (10/4).

Turut hadir pada acara ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang beserta jajaran penilik, pengawas, korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Kepanjen, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pakisaji.

Kegiatan Halal bihalal yang diselenggarakan PKG Paud Gemilang Kecamatan Kepanjen mengangkat tema “Tingkatkan Ketakwaan dengan Membangun Kebersamaan dan Saling Memaafkan”.

Bupati Malang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal pada Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah ini merupakan momentum yang tepat untuk saling memaafkan antar semua pihak.

“Hari ini kita masih dalam suasana Idulfitri 1446 Hijriah. Saya atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Malang mengucapkan taqobbalallahu minna wa minkum, taqobbal yaa kariim, mohon maaf lahir dan batin atas kesalahan dan kekhilafan setahun kemarin,” ungkap Bupati Malang.

Selanjutnya Bupati Malang berpesan agar  momentum halal bihalal bersama para guru TK dan PAUD se-Kecamatan Kepanjen ini dapat menjadi awalan untuk kembali ke fitrah sebagai manusia.

“Mudah-mudahan kita bisa kembali ke fitrah kita sebagai manusia yang lahir tanpa dosa. Kalau puasanya lengkap,  kita kembali kepada kesucian dalam keadaan tidak punya dosa. Mudah-mudahan silaturahmi ini membawa manfaat untuk kita semua,” tutur Bupati Malang.

Di akhir Bupati Malang juga mengucapkan terima kasih kepada guru TK san Paud se Kecamatan Kepanjen yang telah mendidik anak-anak dengan tulus dan sebaik mungkin.

Bupati juga berharap agar para guru dapat mengajarkan nilai-nilai Al-Quran kepala anak-anak sejak usia dini, ibarat kata pepatah lama “belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu”

“Belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu, mengandung makna mendalam tentang pentingnya pendidikan usia dini. Ibarat ukiran pada batu yang kokoh dan tahan lama, ilmu yang dipelajari di masa kanak-kanak akan lebih melekat dan mudah diingat,” pungkas Bupati Malang.▪︎ (AHM/Yus)

Related Articles

Back to top button