Berita Utama

Tol Demak – Tuban Tahap 1 Ditargetkan Rampung 2028

▪︎JATIM — POSMONEWS.com,-
Proyek pembangunan jalan tol terus dilanjutkan. Tak terkecuali mega proyek Jalan Tol Demak-Tuban, terus dikebut. Agar jarak antara Jawa Tengah dan Jawa Timur akan semakin dekat dengan adanya jalan tol tersebut.

Dipastikan proyek Jalan Tol Demak-Tuban ini menjadi salah satu infrastruktur terbesar di Indonesia dengan panjang 180,58 kilometer.

Diperkirakan biaya investasi pembangunan proyek Jalan Tol Demak-Tuban ini menghabiskan Rp 45,71 triliun.

Tentunya ada harapan besar dari pemerintah terkait dengan proyek pembangunan Jalan Tol Demak-Tuban ini.

Diharapkan dengan adanya Tol Demak-Tuban dapat memberikan dampak yang signifikan pada perekonomian dan masyarakat yang ada di sekitar jalur yang dilalui.

Proyek pembangunan jalan tol yang menghubungkan Jalan Tol Semarang-Demak dengan Jalan Tol Tuban-Lamongan-Gresik ini ditargetkan selesai pada 2026.

Proyek tol ini akan melibatkan pembebasan lahan yang tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Sekitar 40 desa serta 5 kecamatan di Kabupaten Tuban yaitu Bancar, Krecek, Merakurak, Semanding, dan Tambakboyo yang akan terdampak proyek ini.

Total dana investasi dialokasikan untuk biaya pembebasan lahan mencapai Rp 2,68 triliun yang  menjadi porsi pemerintah.

Sementara untuk jumlah sisanya sekitar Rp 32,46 triliun akan digunakan sebagai biaya konstruksi yang prosesnya akan dilakukan secara bertahap.

Nantinya, jalan Tol Demak-Tuban akan punya dua lajur untuk setiap arah dengan lebar lajur 2,6 meter.
Kemudian untuk bahu jalan sendiri direncanakan sepanjang 1,5 meter di dalam dan 3 meter di luar jalan tol.

Proyek jalan tol ini dirancang bisa memberikan kelancaran arus lalu lintas penggunanya dengan lebar 5,5 meter dan zona bebas 9 meter.
Dengan ukuran tersebut diperkirakan tol ini mampu menampung kapasitas kendaraan mencapai 12.300 per hari saat sudah beroperasi nanti.

Mega proyek pembangunan Jalan Tol Demak-Tuban dibagi menjadi dua tahap konstruksi. Tahap pertama dimulai pada kuartal ketiga tahun 2024 dan selesai tahun 2028.

Sedangkan tahap kedua dijadwalkan dimulai pada kuartal pertama tahun 2027 dan ditargetkan selesai pada kuartal keempat tahun 2028.▪︎[FEND]

Related Articles

Back to top button