Proyek Jembatan Jongbiru Kediri Tinggal Finishing

▪︎KEDIRI – POSMONEWS.com,-
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri kembali mengecek progres proyek Jembatan Jongbiru. Hasilnya, tinggal menuntaskan kekurangan finishing sekitar dua persen.
Seperti diketahui setelah sempat dilakukan uji coba operasional pada Jumat (5/7) lalu, Dinas PUPR melakukan pengecejan terhadap proyek jembatan tersebut. Infrastruktur senilai puluhan miliar itu bisa segera dioperasikan.
Kabid Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan PUPR Kabupaten Kediri, Agus Indarto, serta Kasi Perencanaan Jalan dan Jembatan, Yudit Praminata, yang kemarin mengecek perkembangan terbaru proyek di Desa Jongbiru itu.
“Hari ini kami monitoring untuk mengetahui progres Jembatan Jongbiru,” kata Agus ditemui di lokasi proyek kemarin dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos).
Hasilnya, menurut Agus tidak ada kendala berarti dalam penyelesaian jembatan berwarna merah dan putih itu. Menurut hitungannya, realisasi fisik proyek sekitar 98-99 persen. Sehingga, tinggal menyisakan finishing sekitar dua persen.
Lantas apa saja kekurangannya? Selain pemasangan aksesori, menurut Agus rekanan tinggal menyelesaikan pengaspalan jalan ke arah Desa Jongbiru. Baik di sisi timur dan barat. Selanjutnya, kontraktor juga harus merapikan bahu jalan di sana dengan dicor.
Menurut Agus saat ini kontraktor juga tengah melakukan normalisasi arus sungai. Mereka mengembalikan alur air seperti sebelumnya. Sebab, selama pembangunan jembatan ada beberapa sisi yang dibendung.
“Dilakukan normalisasi sungai, agar kembali seperti semula dan bersih,” terangnya.
Lebih jauh Agus menuturkan, setelah seluruh fisik selesai pihaknya baru akan mengajukan uji beban dan izin peresmian. Lalu, kapan finishing selesai? Pelaksana Lapangan Proyek Jembatan Jongbiru Anugerah Dwi Pamungkas menyebut pengaspalan sisi luar dan tahap merapikan bahu jalan sisi luar jembatan ditarget rampung tadi malam.
“Sembari proses mengeruk dan mengangkut urukan tanah yang bawah jembatan itu,” papar Pamungkas terkait upaya normalisasi sungai.
Jika beberapa bagian proyek itu selesai, pihaknya tinggal menyelesaikan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) dan pemasangan marka.
“Rencananya juga pasang rambu-rambu,” jelasnya.
Sementara itu, jelang operasional Jembatan Jongbiru, Pemkot Kediri masih menunggu proses lelang peningkatan jalan di lingkungan Pabrik Gula Mrican selesai. Tepatnya di jalan sepanjang sekitar 350 meter yang menghubungkan Jembatan Jongbiru dan Jl Merbabu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, Endang Kartika Sari, melalui Kabid Bina Marga, I Made Dwi Permana, mengatakan peningkatan jalan itu dilakukan untuk menunjang akses Jembatan Jongbiru.
“Mungkin awal Agustus sudah ada pemenangnya,” ujarnya.
Jika lelang benar-benar selesai akhir Agustus, menurut Made penggarapan jalan membutuhkan waktu sekitar 90 hari. Made menegaskan, peningkatan jalan di sana tidak akan membuat jalan lebih lebar. Melainkan hanya pengaspalan ulang.
Keputusan untuk peningkatan jalan menurut Made diambil karena eksisting jalan berkisar 6-6,5 meter. Sedangkan dimensi lebar Jembatan Jongbiru hanya sekitar tujuh meter.
“Kami tingkatkan sampai tujuh meter sesuai dimensi jembatan. Nanti mengambilnya dari sisi selatannya jalan karena sisi utara sudah perumahan warga,” terang Made.
Made menegaskan, peningkatan jalan di sana tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan akses jembatan. Melainkan juga karena kualitas jalan yang sudah membutuhkan perbaikan.
“Kondisi permukaan jalannya sudah agak aus. Nanti akan kita overlay atau tutup aspal ulang lagi,” tandasnya.▪︎[FEND]
