Realisasi Jembatan Jongbiru Sudah Mencapai 75 Persen

129 dibaca

▪︎Pemkab Kediri Optimistis Rampung Tepat Waktu

▪︎KEDIRI – POSMONEWS.com,- Proyek pembangunan Jembatan Jongbiru terus dikebut. Kini proyek tersebut sudah mencapai 75 persen. Hal itu dilakukan pasca-penerbangan perdana di Bandara Dhoho pada Jumat (5/4) lalu.

Hingga minggu pertama April 2024 lalu, progres jembatan yang menghubungkan Kabupaten dan Kota Kediri itu sudah mencapai 75 persen. Tinggal 25 persen item pekerjaan saja yang belum selesai.

Proyek pembangunan jembatan terus berlangsung. Pekan lalu, pengecoran abutmen di kedua sisi jembatan sudah selesai dilakukan. Demikian pula pemasangan rangka yang juga hampir selesai. Tinggal menghubungkan kedua sisi jembatan.

“Sampai akhir minggu pertama April ini sudah mencapai angka 75 persen (realisasi jembatan, Red),” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama.

Irwan bersyukur proses pembangunan jembatan dapat berjalan dengan lancar. Progres sebesar 75 persen hingga minggu pertama April itu menurut Irwan juga sudah sesuai dengan timeline yang direncanakan.

Karenanya, dia optimistis pembangunan Jembatan Jongbiru bisa selesai tepat waktu. Sesuai rencana, jembatan harus selesai pada 1 Mei 2024.

Dengan demikian, rekanan memiliki waktu selama tiga minggu untuk menyelesaikan seluruh konstruksi. Selanjutnya, pada 2 Mei nanti jembatan sudah bisa diresmikan dan digunakan untuk umum.

“Semoga tidak ada kendala dan jembatan dapat selesai tepat waktu,” harap Irwan.

Dikutip dari Jawa Pos Grup, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Kediri, Sukadi menuturkan, Jembatan Jongbiru akan menjadi salah satu akses penting di Kabupaten Kediri. Sebab, nantinya jembatan tersebut akan menjadi salah akses ke Bandara Dhoho dari arah utara.

“Sebelum ada tol jembatan tersebut sangat penting untuk akses bandara,” terangnya.

Selain itu, menurut Sukadi kehadiran jembatan dapat digunakan untuk mengurai kemacetan lalu lintas menuju ke barat sungai. Sejauh ini, akses ke barat sungai dari arah utara hanya lewat Jembatan Semampir. Adapun setelah Jembatan Jongbiru beroperasi bisa dipecah.

“Semoga macet dapat dikurangi dengan kembalinya Jembatan Jongbiru,” papar Sukadi.

Poyek pembangunan Jembatan Jongbiru dikerjakan oleh PT Dwi Mulyo Lestari. Anggaran proyek multiyears tersebut mencapai Rp 25,46 miliar.

Jembatan sepanjang 133,94 meter itu dibangun dengna lebar sembilan meter. Material jembatan menggunakan rangka baja. Sama dengan Jembatan Wijaya Kusuma di Ngadiluwih.▪︎[FEND]