Jumenengan Kaping Kale Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II

124 dibaca

▪︎Pemberian Gelar Sentono Mangkualaman (2-Habis)

▪︎LAMONGAN – POSMONEWS.COM,-
Banyak makna dan hakikat yang bisa dipetik dari hajatan Jumenengan Tingalan Dalem Praja Mangku Alaman yang digelar oleh Kepangeranan Merdiko Praja Mangkualaman II, Rabu (24/01/2024) lalu.

Selain Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II menganugerahkan Kekancingan Gelar Dalem Kepada Sentono Mangkualaman yang dihelat di Kotagedhe Jogjakarta ini sebagai perekat Kebhinekaan Nusantara. Kedua, menyambung tali silaturahmi raja-raja dari berbagai daerah, bahkan dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dll.

Hadir pula tamu istimewa di acara jumengan ini yakni, Dra. Sofiatun Gudono, M.Si. Beliau juga besan Presiden RI Joki Widodo, atau ibu mertua Mas Kaesang Pangarep. Ibu Gudono juga merupakan Penasehat Kehormatan DPD (Istimewa) Matra Lamongan.

Selanjutnya dalam Tingalan Dalem Jumenengan ini terus melestarikan tradisi dan budaya, misalnya selalu ditampilkan tarian Serimpi Sangupati. Konon tari ini merupakan salah satu tarian dari istana/keraton dengan pola gerak yang halus, tenang, semeleh, menep, hening, wingit (sakral).

Tari serimpi Sangupati menggambarkan nilai-nilai luhur agar manusia mampu melawan dan mengendalikan hawa nafsunya sendiri.

“Pitutur luhur dalam gerakan tari serimpi juga mengajarkan agar segala tingkah laku manusia mengandung jalan kebaikan dan kesejahteraan.
Satu lagi kesenian tradisi yang lahir dari kehidupan keraton yang harus dijaga dan dilestarikan agar keberadaannya tidak punah termakan zaman”, tegas Sri Paduka KGPAA Mangku Alam Al Ha’j II.

Sedangkan pemberian gelar kekancingan itu diartikan sebagai nilai dan semangat diri yang harus semakin meningkat lebih tinggi. Bahwa hakikat gelar kekancingan  yang disandang oleh seorang tokoh itu makin mencerminkan jatidiri, ilmu dan ngelmunya.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPD Matra Lamongan,
RTH Harun Setiawan Dirjo Kusumo, mewakili DPD Matra Lamongan mengucapkan terima kasih pada Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II yang memberi gelar kekancingan itu.

“Gelar dari beliau ini merupakan motivasi tersendiri bagi kami, pengurus DPD Matra Lamongan agar bisa memiliki jiwa militan untuk ngleluri tradisi dan budaya Nusantara, dan khususnya di wilayah Lamongan,” tegasnya.

Seperti diberitakan media inj sebelumnya, beberapa tokoh yang mendapat gelar kekancingan itu adalah dari DPD Matra Lamongan, diantaranya Wakil Bupati Lamongan Drs. KH. Abdul Rouf, M.Ag yang juga sebagai Pelindung DPD Matra Lamongan beserta Istri Ibu Nyai Narti (Pelindung Srikandi DPD Matra Lamongan).

Lalu, Ketua DPD Matra Lamongan, Rtg Harun Setiawan Dirjo Kusumo, naik gelarnya. Juga Ibu Wulan Wulandari yang juga Staffsus Milenial Presiden Jokowi yang juga Pembina Matra Dan Srikandi DPD Matra Lamongan. Iksan Hidayat, SH selaku penasehat Matra Lamongan dan Juga Wakil ketua DPD Matra Lamongan.

Selengkapnya gelar yang diperoleh para pengurus Matra Lamongan adalah Harun Setiawan mendapat gelar baru,  RTH Dirjo Kusumo (dari sebelumnya RTg
R). Lalu, Wulandari Sawitri Candra Wila S.Psi, MMr mendapat gelar RAtg Wulan Diningrum.

Wabup Lamongan Drs. KH Abdul Rouf, M. Ag bergelar RTg. Pujo Diningrat. Bersama istri, Hj. Narti Sa’adah Rouf M.Pd, MM mendapat gelar RngtT Puja Ningrum. Sedangkan Hidayat Iksan, SH memperoleh gelar RTg Wahyu Kusumo.▪︎[DANAR SP]