Jembatan Kali Glidik II Dikerjakan Empat Bulan

▪︎ Pascabencana Diterjang Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru
▪︎LUMAJANG – POSMONEWS.COM,-
Menakjubkan. Proyek prestisius ini pengerjaannya mampu diselesaikan dalam waktu 4 bulan. Tragedi lahar dingin Gunung Semeru, telah meluluhlantakan jembatan sepanjang 45 meter Lumajang, Jawa Timur.
Pembangunan jembatan biasanya membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun untuk bisa berdiri. Beda halnya dengan pembangunan jembatan yang satu ini karena hanya membutuhkan waktu selama 4 bulan saja. Itulah Jembatan Kali Glidik II yang mampu menghubungkan 2 kabupaten sekaligus.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan Penggantian Jembatan Kali Glidik II di Desa Sidomulyo, Kabupaten Lumajang, dan berbatasan dengan Desa Sidorenggo, Kabupaten Malang, yang rusak pascabencana banjir lahar dingin Gunung Semeru.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali (BBPJN Jatim-Bali) Rakhman Taufik mengatakan, selesainya pekerjaan tersebut ditandai dengan open traffic Jembatan Kali Glidik II dilakukan, Kamis (2/11/2023) tahun lalu.
“Jembatan ini akhirnya bisa dilalui secara fungsional setelah dilakukan uji pembebanan statis dan dinamis. Dengan selesainya Jembatan Kali Glidik II, maka konektivitas jalur lintas selatan antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang kembali tersambung,” kata Rakhman Taufik saat itu.
Dikatakan Rakhman, jika sebelumnya akses jalan nasional antara dua kabupaten tersebut terhambat dan dialihkan ke lintas utara, maka dengan fungsionalnya Jembatan Kali Glidik yang baru ini diharapkan dapat memperlancar kembali arus lalu lintas dan logistik di lintas selatan Jawa Timur.
BBPJN Jatim – Bali telah berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jatim, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Kepolisian serta pihak terkait lainnya, membahas mengenai open traffic Jembatan Kali Glidik II tersebut.
Pekerjaan Penggantian Jembatan Kali Glidik II, yang runtuh akibat banjir lahar dingin tanggal 7 Juli 2023, rampung lebih cepat delapan hari dari target waktu semula.
Jembatan Kali Glidik II yang baru merupakan jembatan rangka baja bertipe Jembatan Rangka Baja Permanen Tipe A-45 dengan panjang bentang 45 meter dan lebar 9 meter. Selain itu, dalam paket Penggantian Jembatan Kali Glidik II juga meliputi penanganan jalan pendekat sepanjang 200 meter.
Jembatan Kali Glidik II dibangun pada tahun 1970 dan saat ini berumur 53 tahun dan jembatan lama yang sudah runtuh telah diganti dengan jembatan yang baru. Jembatan ini memiliki total panjang 38 meter dengan lebar 6,80 meter.
Bangunan atas jembatan ini berupa Gelagar Baja Permanen dan terdiri dari 3 bentang. Ambruknya jembatan ini mengakibatkan putusnya ruas jalan nasional wilayah selatan Jawa Timur yang menghubungkan Kabupaten Malang dan Lumajang. Sekarang aktifitas masyarakat Lumajang dan Malang kembali lancar sejak Jembatan Kali Glidik II difungsikan.▪︎[FEND]

