Peringati Hari Santri, SMP PGRI 1 Buduran Ziarah Wali Lima

292 dibaca

▪︎SIDOARJO – POSMONEWS.COM,-
Dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2023, sebagai pengayaan materi pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) dan Budi Pekerti, SMP PGRI 1 Buduran mengadakan ODL (Outdoor Learning) Ziarah Wali Lima di wilayah Jawa Timur, Sabtu (21/10/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan takwa siswa serta belajar sejarah perkembangan agama Islam di tanah Jawa.

Lima makam para Wali di Jawa Timur yang diziarahi itu adalah: makam Sunan Ampel di Surabaya, makam Syekh Maulana Ishaq di Gresik, makam Sunan Drajat di Lamongan, makam Syekh Ibrahim Asmoroqondi di Tuban, dan makam Sunan Bonang di Tuban. Kegiatan yang pesertanya adalah siswa kelas VIII ini bermitra dengan Asoka Holiday Tour Organizer.

Dalam sambutannya pada saat pemberangkatan peserta, Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si, M.Pd menyampaikan pesan khusus agar para siswa mulai berangkat, perjalanan, ziarah, dan pulang supaya benar-benar bisa menjadi tutur kata, sikap, dan perilaku.

“Kegiatan ODL ini bukan piknik atau rekreasi, namun dimaksudkan untuk meningkatkan iman dan takwa. Dengan demikian, selain untuk pembelajaran, juga bernilai sebagai ibadah. Sekaligus untuk menyambut peringatan Hari Santri Nasional 2023,” ujarnya.

Ziarah Wali Lima ini didampingi oleh para wali kelas VIII dan dibimbing oleh guru PAI dan Budi Pekerti, Sutomo, S.Pd dan Murfa Azizah, S.Sos.I. Disertai beberapa orang guru pendamping dan mahasiswa Universitas PGRI Adibuana (Unipa) Surabaya yang sedang praktik PLP (Pengenalan Lingkungan Persekolahan) di SMP PGRI 1 Buduran.

Menurut Tim guru PAI dan Budi Pekerti SMP PGRI 1 Buduran, tujuan diselenggarakannya kegiatan Outdoor Learning di Jawa Timur tersebut sebagai berikut:

(1). Memberikan pengalaman pembelajaran di luar kelas (ODL) kepada peserta didik.
(2). Untuk mengetahui lebih dalam tentang peninggalan-peninggalan para Waliyullah, serta sejarah perjuangannya dalam menyebarkan agama Islam.
(3). Menambah wawasan sejarah Islam mengenai para penyebar agama Islam di Nusantara.
(4). Meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berwasilah dan bertawasul kepada para kekasih Allah.
(5). Dapat membandingkan apa yang dipelajari di sekolah dalam proses pembelajaran dengan kondisi yang sesungguhnya di lapangan.
(6). Niat untuk berziarah dan mendoakan para Waliyullah. Dengan harapan melalui karomahnya, Allah SWT berkenan menurunkan berkah Waliyullah kepada semua peserta.

Adapun hikmah diadakan Outdoor Learning Ziarah Wali Lima, yaitu:
(1). Mengingatkan akan kematian, (2). Agar dapat hidup zuhud terhadap dunia yang fana.
(3). Sebagai suri teladan.
(4). Sarana mendekatkan diri kepada Allah.
(5). Mendapat pahala.

“Sesuai dengan tema kegiatan: Meningkatkan Iman dan Takwa, dengan Meneladani Para Wali”, diharapkan para peserta bisa mencapai tujuan yang diharapkan dalam kegiatan ini. Para siswa juga diwajibkan membuat lapioran dengan mengisi buku jurnal keagamaan,” ujar Sutomo, S.Pd, pembimbing Ziarah Wali Lima.

Menurutnya, banyak keteladanan yang bisa diambil dan ditiru dari pribadi para tokoh waliyullah tersebut. Semuanya mengajak manusia untuk berbuat kebaikan kepada manusia yang lain. Berdakwah dengan bahasa dan cara komunikasi yang sederhana, namun mudah dipahami dan diterima.

Dengan tertib, khusuk, dan khidmat, para siswa didampingi para guru berziarah, bersamaan dengan peziarah lain dari masyarakat umum. Alhamdulillah, ziarah berlangsung dengan lancar dan tertib, mulai dari makam Sunan Ampel, makam Syekh Maulana Ishaq, makam Sunan Drajat, makam Syekh Ibrahim Asmoroqondi, dan makam Sunan Bonang.

Sementara itu, owner Asoka Holiday Tour Organizer, Wanda menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak SMP PGRI 1 Buduran, yang telah memberikan kepercayaan untuk bermitra, dalam rangka melayani ODL Ziarah Wali Lima, khususnya bagi peserta didik kelas VIII yang muslim (beragama Islam). Semoga kerja sama ke depannya akan bisa lebih baik dan ditingkatkan.
▪︎(Koesmoko, Humas SMP PGRI 1 Buduran)