Raih Adiwiyata Mandiri, SMKN 2 Lengkapi Prestasi Pendidikan di Lamongan
▪︎LAMONGAN–POSMONEWS.COM,-
Dunia pendidikan di Kabupaten Lamongan terus menorehkan prestasi dan membanggakan dengan bukti keberhasilan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Lamongan (SMKN 2 Lamongan) menyabet penghargaan Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Torehan prestasi SMKN 2 Lamongan ini juga diikuti oleh 3 lembaga pendidikan lainnya yakni SMPN 1 Mantup, SDN kepatihan Lamongan dan SDN 1 Sidoharjo Lamongan.
“Penghargaan ini diberikan kepada kami, karena SMKN 2 Lamongan memenuhi persyaratan dari KLHK. Persyaratannya adalah sekolah yang hijau, rindang, terindah dan kurikulumnya juga memenuhi syarat,” kata Kepala SMKN 2 Lamongan, Matekur, Kamis (19/10/2023).
Sebelum menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri, Matekur mengaku, SMKN 2 Lamongan juga pernah menerima Adiwiyata dari tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional.
“Kami berharap seluruh warga sekolah ikut mempertahankan Adiwiyata Mandiri dengan budaya bersih dan peduli terhadap lingkungan terus dikembangkan. Predikat ini semakin memperkokoh kualitas lingkungan sekolah ini, sehingga anak-anak semakin nyaman dan kerasan,” ucapnya.
Terhadap raihan prestasi Adhiwiyata Nasional dan Mandiri ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Lamongan Andy Kurniawan mengungkapkan bangga dan berharap akan diikuti oleh lembaga lainnya.
“Saya berharap semakin banyaknya sekolah Adiwiyata di Lamongan, maka semakin mudah misi pencapaian peningkatan kualitas lingkungan yang didukung pihak sekolah,” ucap Andy.
▪︎Apresiasi Kacabdin & MKKS
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Perwakilan Kabupaten Lamongan Hidayat Rahman sangat mengapresiasi atas penghargaan Adiwiyata Mandiri yang diterima SMKN 2 Lamongan.
“Kami selaku kepanjangan dari dinas Pendidikan Provinsi Jatim tentu sangat mendukung agar lembaga sekolah di Lamongan meraih predikat sekolah Adiwiyata Mandiri. Untuk SMKN 2 Lamongan, kami sampaikan Selamat dan Sukses,” ujar Hidayat Rahman.
Pria yang familier dipanggil HR ini mengemukakan, untuk meraih predikat sekolah Adiwiyata Mandiri tentunya harus melalui perolehan penghargan Adiwiyata Nasional sebanyak 2 (dua) kali terlebih dahulu. Untuk itu, HR berharap, lembaga sekolah di Lamongan bisa meraih penghargaan yang sama pula seperti SMKN 2 Lamongan.
“Karena apa ? Adiwiyata tersebut akan menambah pundi-pundi penghargaan yang diperoleh Pemkab Lamongan untuk mendapatkan Adipura. Selain substansi Adiwiyata, menjaga kebersihan dan cinta kepada lingkungan itu bagian dari ibadah kita hidup di dunia,” jelasnya pada awak media di Auditorium Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Perwakilan Kabupaten Lamongan.
Dalam acara Sinergitas Lembaga Pendidikan, Pers dan LSM, dengan tema “Jalin Kemitraan untuk Lamongan Kondusif, Guyub – Rukun” ini HR berharap terjalin sinergi yang baik untuk perkembangan dan kemajuan pendidikan khususnya di tingkat SMA/SMK di Kab. Lamongan.
Hadir di kegiatan ini forum MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMA/SMK di Lamongan. Identik dengan penuturan Kacabdin, dengan diwakili oleh Drs. Muki, M.Pd (Kepala SMA Negeri 2) dan Wantono Gono Putro, S.Pd, M.Pd (Kepala SMA Negeri 1 Bluluk) berharap Pers- LSM bisa menjadi mitra dan bagian kehumasan untuk mewartakan capaian-capaian terbaik lembaga pendidikan, sehingga menjadi referensi masyarakat terhadap prestasi itu.
“Karena itu pentingnya komunikasi yang baik, menjalin tali kemitraan dan sinergitas. Tentu dengan menyatukan titik kepentingan baik pers dan lembaga pendidikan. Kami menyadari tidak ada manusia atau lembaga yang tidak ada kekurangan, namun dengan pemberitaan pers yang konstruktif dan tidak tendensius, tentu lembaga akan merasa sangat terbantu,” tegas Wantono dan Muki. ▪︎[DANAR SP]