Hujan Ektrem 2 Jam, Desa Wudi Diterjang Banjir Bandang
▪︎LAMONGAN-POSMONEWS.COM,-
Meski tergolong wilayah dataran tinggi namun karena guyuran hujan lebat selama 2 jam lebih membuat Desa Wudi, Kecamatan Sambeng, Lamongan terdampak banjir bandang.
Luberan air pun menggenangi area persawahan dan rumah warga.
Camat Sambeng, Eko Tri Prasetyo, menyebut intensitas hujan yang tinggi selama 2 jam ini membuat sungai meluap dan menggenangi permukiman dan persawahan.
“Karena intensitas hujan selama lebih kurang 2 jam membuat sungai yang ada di Dusun/Desa Wudi, Kecamatan Sambeng meluap,” kata Eko saat dikonfirmasi media, Selasa malam (14/3/2023).
“Luapan air sungai di Dusun/Desa Wudi, Kecamatan Sambeng ini yang mengakibatkan rumah warga dan persawahan tergenang,” imbuhnya.
Eko mengungkapkan hujan lebat terjadi pada Selasa (14/3/2023) sejak pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB. Sedangkan ketinggian air yakni mulai dari 20 cm hingga 100 cm.
“Ketinggian genangan air antara 20 cm hingga 100 cm dan tidak ada korban jiwa,” tandas Eko.
Dijelaskan Eko, banjir menggenangi sekitar 80 persen permukiman warga. Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan rumah dan warga yang terdampak.
Selain banjir bandang terjadi di Sambeng, aliran sungai-sungai yang mengarah ke Utara menjadi penuh dan terjadilah peristiwa jebolnya beberapa titik. Diantaranya aliran Sungai Mengkuli tepatnya tanggul sungai Desa Dorogede dan Sungai Plalangan.*DANAR/ARIFIN*