Berita

Tim Satgas Anti-Mafia Tanah Lakukan Operasi Tangkap Tangan

▪︎MALANG-POSMONEWS.COM,-
Tim Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Tanah Kemen ATR/BPN dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada staf Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Malang sekitar jam 10.00 pagi, Senin (20/02/23).

Dari informasi berkembang, tim dibentuk oleh Kementerian ATR/BPR tersebut melakukan OTT pada Senin (20/2/23) sekitar ada 6 orang masuk dan membawa staf berinisial WT dari P2HT tersebut untuk dimintai keterangan.

OTT oknum pegawai BPN Kabupaten Malang, polisi amankan uang Rp 40 juta. Transaksi haram itu diperoleh dari seorang yang mengurus Pelepasan Hak.

“Tadi ada tamu dari Jakarta, sekarang sudah balik, kayaknya bersama staf sini, gak tahu siapa siapa yang keluar bersama tamu itu,” ujar salah satu setaf ATR/BPN Kabupaten Malang yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui awak media, di luar kantor BPN, Selasa (21/02/23).

Namun ketika di singgung apakah Kepala BPN Kabupaten Malang saat ini masih dijabat Laode Asrafil.

“Betul mas, Kepala BPN masih pak Laode. Beliau masih rapat dengan Kejaksaan,” katanya.

“Iya mas memang ada tamu yang masuk sekitar jam 10.00 Kepala Kantor waktu itu tidak di tempat KTU juga gak ada yang ada memang kebetulan beliaunya dan langsung di bawa ke Polresta Malang,” ungkapnya.

Dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor ATR/BPN Kabupaten Malang, sampai berita ini diturunkan La Ode Asrafil belum bersedia dikonfirmasi baik melalui telepon atau di temui langsung. Pria dari Sulawesi itu terkesan menghindar.

Saat konfirmasi ke staf BPN tersebut memang ditengarai ada unsur tidak suka dengan yang di tangkap itu, sehingga banyak yang akan terungkap nantinya jawabnya singkat sudah mas jangan tanya lagi.▪︎(AHM)

 

Related Articles

Back to top button