Mahfud MD: Teroris Musuh Kemanusian dan Semua Penganut Agama
▪︎BANDUNG-POSMONEWS.COM,-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan, teroris musuh kemanusian. Musuh semua penganut agama. Bukan pejuang agama!
“Kita semua berduka dan marah atas ledakan bom bunuh diri di Bandung, yang sampai saat ini menelan dua korban jiwa. Satu orang aparat polisi dan satu warga masyarakat meninggal dunia, lainnya terluka,” ungkap Mahfud MD, dalam www.instagram.com pribadinya.
Lebih lanjut Mahfud MD, mengatakan kalau dirinya mendatangi TKP bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat.
“Dari lokasi bom, saya mengunjungi korban luka-luka di rumah sakit. Semoga para korban luka cepat pulih dan keluarga tabah serta bersabar,” tandasnya.
Mahfud MD mengatakan bahwa jaringan terorisme masih hidup. Dia mengatakan sel-sel terorisme kini sedang bergerak. Mahfud menyampaikan itu saat mengunjungi lokasi bom bunuh diri di Polsek Tanah Anyar, Bandung, Rabu (7/12/22).
“Kita harus bekerja sama karena terorisme itu kalau sudah menjadi ideologi, deradikalisasinya harus sungguh-sungguh dan dipantau terus karena jaringannya masih hidup sepertinya sudah mati, tapi sel-selnya masih bergerak. Kalau sudah bergerak biasanya cepat,” ujar Mahfud MD.
Mahfud MD menyambangi lokasi kejadian bom bunuh diri di Polsek Angsanaanyar dan Rumah Sakit (RS) Immanuel Bandung. Dia menyebut korban jiwa, Aiptu Sofyan sudah dimakamkan.
“Saya menengok korban yang terluka, yang meninggal sudah dikuburkan. Kita semua ikut berduka atas peristiwa ini dan saya berharap juga kita semua waspada,” katanya.
Dia menuturkan jaringan terorisme saat ini masih ada meskipun secara kuantitatif sejak 2018 jumlahnya semakin menurun. Oleh karena itu, dia mengingatkan masyarakat agar pengertian apabila aparat penegak hukum (APH) bertindak tegas terhadap teroris.
“Kalau misalnya aparat penegak hukum bertindak tegas supaya dimaklumi karena memang jaringan teroris masih ada. Karena terkadang kan ada yang nyinyir kalau kita nangkap teroris dianggap sewenang-wenang, tapi kalau tidak ditangkap lalu dibilang bodoh, dibilang lalai,” terang Mahfud MD.
“Oleh karena itu, mari kerja sama saling pengertian menjaga negara ini,” sambungnya.
Mahfud MD menilai teroris merupakan musuh semua agama. Cara menghadapi kejahatan tersebut, terang dia, adalah dengan saling kerja sama.
“Kita kerja sama karena ini negara bersama dan teroris itu adalah musuh kemanusiaan, bukan pejuang agama apa pun. Musuh bersama, musuh semua penganut agama. Itu teroris,” tegasnya.
“Masyarakat juga, terutama yang mengatasnamakan gerakan masyarakat sipil, supaya memaklumi karena kadang kala ketika kita melakukan tindakan tegas lalu dibilang mengada-ada, mengkriminalisasi, tapi kalau sudah terjadi lalu dibilang kok lalai,” pungkasnya.
▪︎[ZA/AHM]



