SOSOK PEMDES INOVATIF & LEADERSHIP
▪︎ Pernik Pelantikan 60 Kades di Lamongan
▪︎LAMONGAN-POSMONEWS.COM,-
Catatan penting yang menjadi pernik di acara Pelantikan 60 Kades Terpilih di Pilkades Masal Lamongan 2022, Jumat (12/8/2022) lalu adalah pesan yang mendalam Bupati Lamongan, Dr H. Yuhrohnur Efendi, MBA pada para Kades untuk segera melaksanakan tugasnya dengan merangkul, dan menyatukan kembali unsur-unsur potensi desa.
Karena fenomena sosial yang terjadi pasca Pilkades, biasanya di masyarakat awam yang masih kurang menyadari konstelasi demokrasi sehingga akan terjadi friksi-friksi yang tidak perlu terjadi.
Karena itu, Pak Yes berharap tokoh kades baru ini, pertama, bisa mengenal karekteristik, dan mengumpulkan kembali semua unsur-unsur yang potensial untuk membangun desa bersama-sama.
Kedua, kades yang telah dilantik ini harus segera membuat RPJM Desa yang bersinergi dengan Program Pemkab, sebagai pewujudan visi misi, program desa. Hal yang dimakbajan, mewujudkanan janji saat kampanye Pilkades dulu.
Ketiga, Pak Yes berharap, kedepan Pemdes lebih modern lagi, kades itu sebagai sosok yang inovatif leadership, yang diharapkan desa-desa di seluruh Kabupaten Lmg itu bisa menjadi desa mandiri dan berdaya.
Dua Kades yang baru dilantik, Kades Tambak Ploso Ahmad Jaelani, S.PdI dan Kades Padengan Ploso, M. Shokib kepada jurnalis posmonews.com siap mengemban tugas untuk memajukan desa masing-masing.
“Untuk prioritas, awal kinerja saya, akan kita programkan pembangunan Jalan Poros Desa, perbaikan tanggul Kali Plalangan dan memajukan sektor Pertanian serta Perikanan,” kata Ahmad Jaelani.
Tiga hal ini kata kades muda ini dirasa memiliki keterkaitan. Karena infrastruktu jalan yang bagus akan memperlancar transportasi untuk mengangkut hasil panen petani dan petambak menuju pasar.
Sedangkan perbaikan tanggul Kali Plalangan yang waktu lalu jebol sehingga mengakibatkan banjir dan menggenangi area tambak warga Desa Tambakploso dan sekitarnya.
Sedangkan M.Shokib juga bertekat menjadi inovator dengan membangun desa Padengan Ploso yang terkenal sebagai asal kuliner tahu campur yang menjadi ikon Kab. Lamongan.
“Program saya adalah untuk meningkatkan sektor pertanian warga. Sedangkan untuk kuliner tahu campur, saya rencanakan ada Festival Tahu Campur dengan menggandeng Pemkab atau Dinas terkait,” tukas Shokib.**(DANAR SP)

