Berita Utama

Rencana Program Betonisasi, Kontrak Proyek Siap Diteken

▪︎SIDOARJO – POSMONEWS.com,-
Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBM SDA) Sidoarjo, nerencana program betonanisasi jalan-jalan strategis terus berlangsung. Setelah ruas jalan dibeton Betro-Gedangan dan Jalan Kenongo–Gelam di Tulangan dikerjakan.

Bahkan, Dinas PU Bina Marga Sidoarjo siap teken kontrak dengan pemenang tender proyek betonisasi jalan lainnya. Masing-masing pekerjaan ruas jalan diperkirakan selesai dalam empat bulan.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBM SDA) Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, menyebutkan sudah ada empat proyek betonisasi jalan yang siap dikerjakan. Kontrak kerja Dinas PU Bina Marga Sidoarjo dan kontraktor pemenang tender segera ditandatangani.

Masing-masing ruas Jalan Industri hingga Sidokepung, Kecamatan Buduran. Kemudian, ruas Jalan Sidodadi hingga Bringin, Kecamatan Taman. Lalu, ruas Jalan Kureksari sampai Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru. Selain itu, Jalan Pabean hingga Ngingas, Kecamatan Sedati.

”Tanda tangan kontrak dilakukan minggu-minggu ini,” kata Dwi Eko Saptono.

Program betonisasi jalan masih akan terus berlanjut. Menyusul teken kontrak kerja berikutnya adalah proyek betonisasi ruas Jalan Wadungasri– Tambak Sawah, Kecamatan Waru. Lalu, Jalan Kedungrejo—Wadungasri (Jalan Brigjen Katamso), Kecamatan Waru. Juga, ruas Jalan Tambak Rejo–Tambak Sumur, Kecamatan Waru. Serta, Jalan Kalanganyar—Segoro Tambak, Kecamatan Sedati.

Program betonisasi jalan tersebut akan berlanjut ke ruas-ruas lain. Pada 2025 ini, Dinas PU Bina Marga berencana menuntaskan betonisasi di 11 ruas jalan di berbagai kecamatan. Sebagian sudah berjalan.

Di antaranya, betonisasi ruas Jalan Betro-Gedangan ditarget selesai pada Agustus 2025. Ada pula Ruas Jalan Raya Kenongo hingga Gelang, di Kecamatan Tulangan.

Dwi Eko menegaskan, program betonisasi difokuskan pada jalan-jalan di kawasan industri. Hal ini dinilai penting karena tingginya intensitas lalu lintas kendaraan berat yang melintas setiap hari.

“Awalnya sempat ada pengusaha yang keberatan karena khawatir aktivitas usahanya terganggu. Tapi setelah kami beri pemahaman, akhirnya mereka mendukung,” ujarnya.

Menurutnya, proyek ini akan memberikan dampak positif, baik bagi dunia usaha maupun masyarakat secara umum. Selain memperlancar mobilitas, infrastruktur jalan yang baik juga akan mendongkrak perekonomian daerah.

“Untuk kawasan industri, beton jalan dibuat setebal 30 sentimeter agar tahan dilalui kendaraan berat,” imbuhnya.

DPUBM SDA juga memastikan mutu pekerjaan sesuai standar teknis.

“Kami ingin jalan-jalan strategis ini benar-benar awet dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Maka, kualitas tidak boleh main-main,” tegas Dwi Eko.▪︎[FEND]

Related Articles

Back to top button