OPINI

Lamongan Punya Bupati Yes, Sang Pelaksana Terbaik Asta Cita Presiden Prabowo : Nikmat Apalagi yang Kamu Dustakan (1)

▪︎Oleh : Danar S Pangeran (Jurnalis dan Kabiro posmonews.com di Lamongan)

MALAM itu di Pendopo Lokatantra, Pemkab. Lamongan, Jawa Timur sedang digelar Resepsi Puncak HPN 2026 dan HUT PWI ke-80 oleh pengurus PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Lamongan. Berlangsung cukup hikmad, meriah dan jangkep (lengkap) dihadiri oleh pejabat pemerintahan, politisi, pengusaha, jurnalis, cendekiawan, pesohor akademisi (kampus), tokoh masyarakat dan warga biasa.

Acara seremonialnya sudah berjalan seperti biasanya. Namun ada sesi yang luar biasa itu tiba, di saat pesohor akademisi
Prof. Dr. H. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum., CSSL dari UNAIR (Universitas Airlangga) naik podium. Audien seperti tersentak mendengar pidatonya dengan gaya luwes, gayeng, segar namun penuh makna untuk dicerna.

Sejenak ada aplous dari audien, ketika sang profesor ini menutur senang bersua dengan Bupati dan Wabup Lamongan, ada rasa bangga bertemu dengan Bupati Yes, seorang bupati hebat yang mendapatkan penghargaan sebagai pelaksana Asta Cita terbaik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Tentu saja ini dikatakannya akan menjadi berita besar, untuk diketahui oleh rakyat Lamongan atas kinerja bupatinya tersebut.

Karenannya ia khawatir, Pak Yes ini akan ditarik oleh Presiden ke istana negara. Untuk itu ia berseloroh, Wabup Dirham wajib siap-siap untuk belajar dengan baik. Dan karenanya ia sangat mengapresiasi capain prestasi kinerja besar dari Bupati Yes dan Wabup Dirham.

Duet yang luar biasa, dengan tampilannya yang handsome. Menjadi kebanggaan warga kota Soto, bupati yang menginspirasi secara akedemik, karena ia selain birokrat sejati, juga seorang doktor. Juga seorang magister ekonomi Universitas Airlangga (Unair) yang lulus dengan predikat cumlaude.

“Syahdan, Unair yang membuka program magister ekonomi. Bupati Lamongan, Pak Yes pun mengambil program tersebut, lalu lulus dengan predikat cumlaude.

Jadi jika hari ini, ketika Lamongan  tertinggi menghasilkan padi dan jagung, sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Jatim, dan Nasional. Itu tidak mengherankan, karena itu salah satunya adalah beliau hasil didikan dari Unair, ” katanya langsung disambut tepuk tangan meriah.

Data dan fakta, bisa dilihat dalam setahun kepemimpinan Bupati Yes – Wabup Dirham, Kabupaten Lamongan semakin kukuh dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Produksi padi menembus 1,3 juta ton per tahun. Ditopang luas tanam yang mencapai 193 ribu hektare. Dan dipastikan  ketersediaan air dengan melakukan rehabilitasi 18 daerah irigasi, yang didukung 389 embung desa dan 196 embung tampungan.

Dukungan lain yang diberikan antara lain memastikan bantuan pupuk dan benih tersalurkan untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Selain padi, Lamongan juga merupakansalahsatu penghasil jagung terbrsar di Jawa Timur. Produksi di tahun 2023/2024, mencapai 582.662 ton dan diproyeksikan tetap tinggi sebagai penopang ketahanan pangan nasional. Sedangkan  di tahun 2025 diproyeksikan meningkat pesat, didukung penggunaan benih rekayasa genetik (GMO) yang menghasilkan panen hingga 11,5 ton per hektar—naik 20% dibandingkan metode konvensional.

Sang Profesor menyosot bagaimana seremonial HPN 2026 PWI Lamongan ini  yang dihadiri institusi nasional. Orang-orang hebat asli Lamongan. Ada politisi Golkar, Ahmad Labib dari DPR RI Komisi VI. Hadir pula politisi  PAN, Drs. H. Husnul Aqib, M.M. politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, serta Ketua DPRD Lamongan, Mukhammad Freddy Wahyudi.

Hakikatnya, ketiga pesohor wakil rakyat, orang-orang hebat dan putra daerah Lamongan dari kalangan legeslatif pusat, propinsi hingga daerah ini sudahlah klop untuk bersinergi juga berkolaborasi . DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), yang oleh Prof. Suparto disebutnya Dewan Pembagian Rezeki, maka yang dari pusat lazimnya Pos Anggaran nya itu wajib dibawa ke daerah.

“Maka sebagai DPR (Dewan Pembagian Rezeki), alokasi anggaran itu bisa untuk revatilasi problematika Bengawan Njero. Jadi, sinergi para DPR itu, maka banjir Bengawan Njero tahun 2026 ini cukuplah   menjadi kisah terakhir,” tuturnya.

Pada kalangan legeslatif itu, bisa menjadi mitra untuk membantu Bupati Yes dan Wabup Dirham menuntaskan tugasnya. Dukungan lain dari para pengusaha senior serta generasi muda. Sebut saja Bos Duta Merpati, Pradita Aditya (Mas Adit), ia adalah seorang pengusaha sukses asal Blimbing, Paciran, Lamongan. Dikenal sebagai pemilik toko besi dan stainless Duta Merpati yang memiliki banyak cabang. Kini ia menjabat sebagai Direktur Bisnis klub sepak bola Persela Lamongan.

Backup dari Tiga Pilar lainnya, yakni TNI dan Polri di Lamongan terkenal sangatlah solid.
Bahwa kondusifitas Kab. Lamongan dibawah kepemimpinan Bupati Yes yang terjaga melalui peran aktif TNI dikomado Dandim 0812, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, serta jajaran kepolisian (Polri) yang digawangi Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman menjadi sinergi yang kokoh.

Peran TNI dan Polri ini menciptakan lingkungan yang aman, yang memungkinkan pembangunan ekonomi daerah berjalan dengan produktif. Semoga.*** (Bersambung).

Related Articles

Back to top button