Berita

Percepat Capaian Herd Immunity, Babinsa Koramil 0812/03 Dampingi Vaksinasi di Baldes Kepudi

LAMONGAN- POSMONEWS.COM,-
Peran prajurit TNI dalam hal pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Lamongan yang telah berjalan di berbagai fasilitas kesehatan (faskes) maupun kelurahan telah menjadi bagian tugas keseharian.

Selama pandemi COVID-19, TNI terlibat dalam sejumlah upaya penanganan, mulai dari menertibkan PSBB, menyediakan tenaga medis, dll. Para prajurit TNI menjadi bagian tak terpisahkan dalam penanganan pandemi corona.

Tugas penting TNI dalam penanganan selama pandemi banyak di bagian pengamanan fasilitas publik, pengamanan disiplin protokol kesehatan masyarakat, dan pelaksanaan program vaksinasi.

Guna mensukseskan program vaksinasi nasional tersebut, Babinsa jajaran Kodim 0812/Lamongan secara rutin turut melakukan pendampingan dalam pelaksanaan vaksinasi di wilayah masing-masing.

Seperti halnya yang dilakukan Kopda Santoso, Babinsa Koramil 0812/03 Turi dalam mendampingi warga binaanya yang akan melaksanakan vaksinasi tahap kedua. Setidaknya ada 500 dosis vaksin jenis Sinovac yang akan digunakan oleh tim medis di kegiatan vaksinasi yang digelar di Balai desa (Baldes) Kepudi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Kamis (02/12/2021).

Dalam pendampingan vaksinasi ini Babinsa secara intens juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait vaksin yang aman dan halal.

Dalam kesempatan tersebut Kopda Santoso meminta masyarakat untuk tidak takut divaksin.

“Pemerintah melalui BPOM dan MUI telah memberikan lisensi aman dan halal terhadap vaksin ini, jadi masyarakat tidak perlu takut,” tegasnya.

Sementara itu Danramil 0812/03 Turi Kapten Kav Parman mengungkapkan, program vaksinasi ini digelar untuk mempercepat tercapainya “herd immunity.” Pun demikian, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjalan protokol kesehatan dengan tetap melaksanakan 5M.

“Meski telah divaksin, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak,” imbuhnya.

Lebih lanjut Danramil menegaskan, vaksinasi bukan merupakan obat, melainkan berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh.

“Vaksin bukan suatu jaminan jika seseorang bisa terbebas dari serangan pandemi Covid-19. Jadi tidak boleh serta-merta. Protokol kesehatan tetap dipatuhi. Vaksin hanya sebagai penguat imun tubuh,” pungkasnya.
**(DANAR SP)

Related Articles

Back to top button