Berita Utama

Aturan Batasan Usia, Ribuan Wisatawan Gagal Berlibur

Banyak wisatawan yang gagal masuk tempat wisata. Hal itu disebabkan karena adanya aturan batas usia. Seperti yang terjadi di wilayah Malang, Jawa Timur.

Wisatawan yang akan mengunjungi Jatim Park 2 di Kota Batu, Jawa Timur, banyak yang kembali. Hal ini berkaitan dengan aturan pembatasan usia untuk tempat wisata yang diuji coba buka di daerah PPKM level 3.

Sesuai aturan, wisatawan yang boleh masuk berusia 12 tahun hingga 70 tahun. Dengan begitu, wisatawan yang berusia di bawah 12 tahun dan di atas 70 tahun tidak diperkenankan masuk.

“Mereka belum banyak tahu kalau anak-anak di bawah 12 tahun tidak boleh atau mereka mau coba-coba,” kata Manager Marketing and Public Relations Jawa Timur Park Group Titik S Ariyanto, Minggu (12/9/2021).

Titik mengatakan bahwa pada hari pertama dibuka, yakni Sabtu (11/9/2021), wisatawan yang harus kembali karena membawa anak berusia di bawah 12 tahun sebanyak 150 orang. Sedangkan, wisatawan yang masuk dan mememuhi syarat sekitar 140 orang.

“Checker (wisatawan yang masuk) kemarin 140-an. Untuk yang kembali sekitar 150 orang,” katanya.

Hari Minggu (12/9/2021), wisatawan yang harus kembali karena aturan batasan usia sekitar 202 orang dan wisatawan yang masuk ke lokasi wisata sebanyak 158 orang.

Dilihat dari angka tersebut, lebih banyak wisatawan yang memilih gagal berlibur karena aturan batasan usia.

Meski begitu, Titik mengatakan bahwa Jatim Park 2 yang ada di bawah pengelolaan Jatim Park Group tetap beroperasi sesuai aturan yang berlaku.

Jatim Park 2 merupakan salah satu tempat wisata di Jawa Timur yang lolos untuk dibuka dalam masa uji coba untuk daerah dengan PPKM level 3.

Jatim Park Group resmi memberlakukan aturan kunjungan baru mulai hari 1 Oktober 2020. Salah satu tempat wisata populer di Jawa Timur tersebut akan dibuka setiap hari untuk wisatawan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Manager Marketing dan Public Relation Jatim Park Group, Titik. S. Ariyanto, mengungkapkan seluruh taman rekreasi di Jatim Park kini dibuka setiap hari.

“Untuk tanggal 1 Oktober itu ada beberapa park yang sebelumnya sudah kita buka tapi hanya dibuka sabtu minggu saja, dan per 1 Oktober ini kita buka setiap hari. Itu ada Dino Park, Milenial Glow Garden, sama Fun Tech Plaza yang ada di area Jatim Park 3,” kata Titik.

Adapun, taman rekreasi yang dibuka setiap hari ialah Batu Secret Zoo, Museum Satwa, Eco Green Park, Museum Angkut, Predator Fun Park, Museum Musik Dunia, The Legend Stars, Funtech Plaza dan Milenial Glow Garden, kecuali Batu Night Spectacular yang buka pada hari Jumat-Sabtu.

Titik menjelaskan, sebelumnya area wisata Jatim Park sebenarnya telah dibuka secara bertahap sejak 27 Juni 2020 lalu untuk wisatawan. Sedangkan, dalam waktu dekat akan ada wahana yang juga akan dibuka kembali.

“Kita sudah buka dari tanggal 27 Juni 2020 lalu, kita kan ada 7 titik lokasi di Kota Batu, totalnya itu ada 15 park di bawah naungan Jatim Park Group, kita bukanya bertahap enggak langsung semuanya. Nah, untuk tanggal 3 Oktober besok ini itu adalah park terakhir adalah Jatim Park 1 dan Museum Tubuh,” lanjut Titik.

Seluruh area wisata di Jatim Park juga telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti penambahan tempat cuci tangan, hand sanitizer di setiap titik dan ruang tunggu, wajib mengenakan masker, dan juga menjaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu, wisatawan yang ingin berkunjung ke Jatim Park juga wajib mengikuti aturan baru yang telah ditetapkan pengelola.

“Semua wisatawan kita persilakan masuk (termasuk yang dari luar kota), tetapi memang ada syarat-syarat protokol kesehatan yang harus dipenuhi,” kata Titik.

Aturan Baru Wisatawan

Wisatawan wajib mengisi informasi data diri melalui link yang tertera di website Jatim Park, ataupun scan barcode di pintu masuk.

“Jadi, sebelum pembelian tiket mereka harus mengisi link informasi kesehatan mereka, jadi mereka dari mana, usianya berapa, berapa orang yang dibawa, apakah ada anak kecil usia berapa, orang tua usia berapa,” kata Titik.

Setelah itu, kamu akan diarahkan ke pintu masuk area check point untuk dilakukan pengecekan suhu tubuh dan juga kesehatan. Sebelum itu, mereka juga wajib mencuci tangan terlebih dahulu.

“Check point ini sudah ada tim gugus tugas dari masing-masing tempat wisata kita. Untuk pengecekan dulu, jadi sebelum pengecekan suhu badan. Kalau misalnya suhu badannya sudah oke, mereka bisa langsung beli tiket dan masuk ke area. Kalau suhu badannya 37,3 lebih kita arahkan mereka untuk istirahat dulu di ruang isolasi,” kata Titik.

Titik menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan pembatasan jumlah pengunjung sebagai langkah pencegahan COVID-19.

“Kita ada pembatasan jumlah pengunjung, untuk pembelian tiket online sudah ditutup, sudah tidak bisa membeli di area tersebut terutama yang indoor. Kalau yang outdoor pun juga sama, misalnya Jatim Park 2 itu maksimum pengunjung yang masuk itu 2 ribu orang,” imbuh Titik.

Selain itu, pihaknya juga telah menempatkan petugas untuk mengecek arus masuk dan keluar wisatawan. Pihaknya melakukan penyemprotan di tempat-tempat yang paling sering kontak dengan wisatawan.

“Semua, sebelum buka dan kita tutup, pun setiap 3 jam kita melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat yang paling sering kontak dengan pengunjung, seperti antrean pintu masuk, kemudian tempat makan atau resto juga menjadi tempat yang paling menjadi perhatian,” pungkas Titik.**(kmp/ahmad)

Related Articles

Back to top button