Berita

Selfie di Waduk, 3 Bocil Perempuan di Lamongan Tewas Tenggelam

▪︎ LAMONGAN – POSMONEWS.COM,-
Peringatan untuk keluarga yang mempunyai anak dan cucu yang masih di bawah umur. Selalu dalam pengawasan saat bermain terutama di kawasan sungai, telaga, waduk, pantai yang berpotensi membahayakan.

Hal tersebut sebagai cermin, tragedi yang menimpa 4 anak-anak yang tenggelam di kawasan rawa atau waduk di Lamongan, pagi ini. Adalah tiga anak perempuan dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di sebuah waduk di wilayah Lamongan, sementara satu anak lainnya berhasil selamat setelah mendapat pertolongan warga, Selasa (17/2/2026).

Saat kejadian, mereka disebut sedang bermain hingga melakukan selfie atau swafoto, namun apesnya ada salah satu anak yang jatuh, terpeleset ke dalam waduk. Alih-alih mereka berniat menolong tetapi akhirnya ikut tenggelam.

Peristiwa tersebut terjadi di Waduk Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, pada Selasa (16/2/2026) pagi. Tiga korban meninggal dunia masing-masing berinisial NR (13), RZH (9), dan UKS (6), seluruhnya warga Desa Menongo.

Sementara satu korban selamat, AA (11), saat ini menjalani perawatan medis di Puskesmas Sumberaji.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid mengatakan, peristiwa bermula saat keempat anak tersebut berjalan-jalan di sekitar waduk usai melaksanakan salat Subuh.

“Anak-anak usia SD, perempuan semua empat orang itu jalan-jalan pagi di pinggir waduk. Sekitar pukul lima sampai enam pagi sudah diingatkan oleh perangkat desa agar tidak bermain di lokasi karena licin, dan papan imbauan juga sudah dipasang di sekitar waduk,” kata Hamzaid saat dikonfirmasi detikJatim, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sekitar pukul 06.25 WIB, lanjut Hamzaid, keempat anak tersebut diduga bermain di tepi waduk dan sempat berswafoto sebelum salah satu korban terpeleset ke dalam air.

“Ternyata mereka bermain di tepi waduk dan selfie, sehingga terpeleset. Teman-temannya berusaha menolong, tetapi karena tidak bisa berenang, akhirnya ikut tercebur ke dalam waduk,” ujarnya.

Korban selamat, AA, sempat berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu didengar dua warga yang melintas, Rahma (16) dan Rendi (16), yang kemudian berusaha memberikan bantuan serta mencari korban lainnya. Dua korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sumberaji, namun dinyatakan meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian dan langsung dibawa ke rumah duka.

“Satu korban selamat dan sudah mendapat pertolongan serta perawatan medis, sedangkan tiga korban lainnya sudah kami evakuasi dan diserahkan kepada keluarga,” lanjut Hamzaid.

Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah barang milik korban berupa sandal dan makanan ringan.

“Barang-barang milik korban seperti sandal dan snack ditemukan di TKP dan sudah kami amankan,” jelasnya.

Pihak kepolisian memastikan, peristiwa tersebut murni kecelakaan dan mengimbau warga untuk lebih mengawasi anak-anak, terutama saat berada di sekitar waduk atau lokasi berisiko.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Mudah-mudahan keluarga korban diberikan ketabahan dan bisa menerima takdir ini,” tukas Hamzaid.▪︎[DANAR SP]

Related Articles

Back to top button