Halal Bihalal Kodim 0812 di Tengah Pandemi

LAMONGAN-POSMONEWS.COM,-
Halal bihalal menjadi tradisi yang segaris dan merupakan babak akhir Ramadhan, pasca umat muslim menjalani ibadah puasa, lalu disempurnakan dengan datangnya perayaan Hari Raya Idulfitri, maka tradisi halal bihalal pun menjadi penutupnya.
Halal bihalal ini biasanya berupa acara pertemuan atau perkumpulan yang digelar untuk saling bermaaf-maafan. Acara ini sering kali diadakan dalam lingkup keluarga besar, lingkup kantor, kelompok pedagang, hingga organisasi atau instansi swasta maupun pemerintah.
Dalam hal ini, dipahami bahwa makna halal bihalal tidak lain adalah saling bermaaf-maafan. Namun ternyata tradisi halal bihalal ini bukan berasal dari Arab, melainkan Indonesia. Hanya masyarakat Indonesia yang memiliki dan melakukan tradisi halal bihalal di setiap Idulfitri. Bukan hanya bermaaf-maafan, tradisi ini mempunyai berbagai manfaat kebaikan bagi siapa pun yang mengerjakan.
Hanya saja di masa pandemi Covid 19 ini acara halal bihalal pun mengalami perubahan karena harus mematuhi anjuran pemerintah terhadap protokol kesehatan (prokes).
Salah satunya adalah kiat Kodim 0812 Lamongan yang tetap menggelar acara halal bihalal di jajarannya, namun dikemas dengan cara khusus, bahkan cukup unik dilakukan di tengah pandemi COVID – 19 dengan cara tidak berjabat tangan dan tidak bersentuhan satu dengan yang lainnya.
” Ini pertama kalinya halal bihalal kita laksanakan tanpa bersentuhan tangan, itu semata – mata kita lakukan untuk mencegah penyebaran COVID – 19 dan tetap mempedomani protokol kesehatan,” kata Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono di sela-sela kegiatan, Selasa (18/05/2021) kemarin.
Ditegaskan oleh Dandim 0812 Lamongan, secara pribadi bersama keluarga dan secara kedinasan dirinya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021.
Dari pantauan posmonews.com, memang Kodim 0812 Lamongan beserta jajaran tetap melaksanakan Halal Bihalal namun dengan mematuhi prokes yang sangat ketat. Caranya pun istimewa, dan berbeda layaknya tradisi saling memaafkan dengan berjabat tangan itu ditiadakan. Jadi dalam prosesinya tidak ada bersentuhan dan berjabat tangan, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.
Menurut Dandim 0812, perayaan Idul Fitri di tengah pandemi COVID – 19, pasti ada hikmahnya, dimana seluruh anggota TNI beserta jajaran tidak ada yang diperbolehkan cuti, tetap melaksanakan tugas seperti biasa.
” Untuk tahun ini lebaran tidak ada cuti, jadi kita semua harus tetap legowo dan ikhlas dalam melaksanakan tugas sehari – hari,” ucap Letkol Inf Sidik Wiyono
Di akhir acara Dandim 0812 berpesan agar anggota Kodim 0812 Lamongan hingga di jajaran Koramil tetap menjaga kesehatan sesuai protokol pencegahan penyebaran COVID – 19.
” Covid – 19 jangan dianggap sepele, oleh karena itu jangan lengah, tetap patuhi protokol kesehatan dalam mengantisipasi penyebaran Covid – 19, namun tugas dan silahturahmi haruslah tetap berjalan,” pesan Dandim 0812.
*DANAR SP*
