Berita

Bupati Bltar Terima Kunjungan Kerja Direktur USAID Indonesia

▪︎BLITAR – POSMONEWS.COM,-
Kunjungan Direktur USAID Indonesia untuk pertama kalinya di Kabupaten Blitar dalam rangka kunjungan kerja (kunker) ini diterima langsung oleh Bupati Blitar Rini Syarifah di Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro Jalan Semeru Kota Blitar, Jum’at (16/62023).

Selain Kunjungan Kerja Mission Direction USAID Indonesia di Kabupaten Blitar, juga mengadakan kesepakatan kerjasama yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yaitu komitmen hasil kerjasama yang baik antara Pemkab Blitar dengan USAID Indonesia untuk peningkatan kualitas pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik di daerah.

Bupati Blitar Rini Syarifah mengatakan atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Blitar mengucapkan selamat datang di kabupaten Blitar kepada Jeffry Cohan Director mission USAID Indonesia, sekaligus penyampaian lokakarya hasil audit sosial perkawinan anak di Kabupaten Blitar.

“Setahun yang lalu bertemu dengan beliau, terima kasih atas atensinya. Ternyata beliau hadir juga di Kabupaten Blitar. Terima kasih pula atas segenap jajaran dan pimpinan USAID Indonesia, Pemerintah Amerika Serikat atas kerjasama yang baik dengan Kabupaten Blitar,” kata Bupati Rini Syarifah.

Rini Syarifah orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini, program USAID yang baru saja berakhir tahun 2022 telah melahirkan sebanyak 1.510 orang wirausaha yang kompeten.

“Sebagai bentuk kesungguhan dalam merawat warisan USAID, kami telah mereflikasi sebanyak 6 program, replikasi pertama bernama Abang Wira atau audisi pengembangan wirausaha pada Dinas koperasi dan usaha mikro dan selanjutnya ada adiwira, serta pak Camat PMI, atau pelatihan kewirausahaan bagi calon dan mantan pekerja migran Indonesia pada dinas tenaga kerja arti marco atau audisi marketing online arti informal atau audisi pedagang informal dan arti ekspor audisi dan inkubasi ekspor pada dinas perdagangan dan perindustrian,” sambung Bupati Blitar yang sering disapa Mak Rini.

“Pemerintah telah melakukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih efektif efisien dan uang agar publik mendapat pelayanan yang maksimal. Program penanganan stunting dan pencegahan perkawinan anak adalah salah satu program prioritas kerjasama dengan USAID telah berhasil merumuskan dan melakukan skenario untuk mengatasi stunting dan pernikahan anak,” terangnya.

“Pertama lokakarya terkait kondisi pernikahan usia anak, yang kedua lokakarya penguatan pelaksanaan strategi penanganan stunting, yang ketiga lokakarya penguatan pelaksanaan strategi pencegahan pernikahan usia anak, keempat asistensi teknis kompetensi perencanaan dan penganggaran terkait penurunan stunting dan pencegahan perkawinan anak, yang kelima penguatan peran dan kontribusi forum anak karang taruna, pusat informasi dan konseling remaja di tingkat desa dan sekolah dan dinas terkait yaitu P3AKKB,” ungkapnya.

Hadir dalam kesempatan acara ini, Bupati Blitar, tim USAID Jakarta dan Jawa Timur, asisten perekonomian dan pembangunan, Kepala Bapeda, kepala OPD terkait, Kepala Pengadilan Agama Blitar, Kepala Kantor Kementerian Agama Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Fontier dari Amerika, Ketua FKUB, Ketua Organisasi Kemasyarakatan IPPNU, Ketua Muslimat dan Ketua Fatayat.▪︎(Ndra/DD)

Related Articles

Back to top button