EMCO-DMI Semprot Disinfektan 31 Masjid

149 dibaca

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya bersama EMCO Peduli menyemprot disinfektan di masjid dan mushalla se Surabaya. Dalam sehari, 31 tempat ibadah berhasil disemprot dengan pembersih virus yang tidak menggunakan bahan alkohol.
Kegiatan yang berlangsung sejak kemarin dilaksanakan di wilayah Surabaya Utara, Barat, dan Timur. “Penyemprotan disinfektan untuk masjid dan mushalla di Surabaya ini gratis. Menggunakan bahan terbaik yang diimpor dari luar negeri,” kata M Jamil, Bendahara dan Koordinator kegiatan ini Selasa, 21 April 2020.
Selain melakukan penyemprotan untuk tempat ibadah bersama EMCO Peduli, DMI Kota Surabaya juga telah membagi paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 melalui masjid. Aksi sosial ini hasil kerjasama dengan Gusdurian dan Buddhist Education Center (BEC) Surabaya.
Penyemprotan disinfektan ini dilakukan secara merata di seluruh bagian masjid dan mushalla. Mulai dari bagian dalam masjid sampai dengan semua fasilitas pendukungnya seperti tempat wudlu, toilet dan kamar mandi. Jadi tidak hanya bagian depannya saja.
EMCO, Pabrik Cat Kayu dan Besi legendaris dari Surabaya ini tidak hanya menyediakan bahan disinfektannya. Tapi juga peralatan dan mengerahkan karyawannya sebagai tenaga penyemprotan. Saat melakukan penyemprotan, mereka mengenakan APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap dan standar.
Menurut Jamil, tahap pertama, kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari. “Alhamdulillah, takmir masjid dan jamaah gembira sekali dengan penyemprotan ini. Bahkan, ada sejumlah masjid dan Musholla yang tidak mendaftar minta juga disemprot,” kata owner Jazeerah, Event Organizer dari Surabaya ini.
Ia menambahkan, kegiatan ini sebetulnya juga dilakukan dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan. Sehingga jamaah masjid dan mushalla yang masih menjalankan ibadahnya di tempat ibadah bisa terhindar dari virus yang mewabah di seluruh dunia ini.
“Namun, kalau pun jamaahnya masih tetap berjamaah di masjid, harus tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19. Jaga jarak antar jamaah minimal 1 meter, sering cuci tangan, dan tidak usah bersalaman,” tambah Ketua DMI Kota Surabaya Arif Afandi.
Sebelum tim penyemprot disinfektan berbasis masjid mulai bergerak, mereka sempat dilepas Wakil Ketua DMI Kota Surabaya, H Nur Hasan. Pelepasan dilakukan di Sekretariat DMI Kota Surabaya yang ada di Masjid Arofah, kawasan Jemursari. (Jam)