Waspadai Penyakit yang Meradang di Musim Hujan

127 dibaca
Musim hujan sudah datang. Waktunya Anda dan keluarga waspada terhadap penyakit di musim ini. Musim hujan sering juga disebut musim sakit, karena banyaknya “korban” jatuh sakit di periode ini. Biasanya, saat musim hujan tiba, berbagai gangguan kesehatan pun seolah mulai bermunculan. Mulai dari daya tahan tubuh terganggu, hingga timbulnya berbagai penyakit seperti serangan malaria.

Maklum saja, pada saat pancaroba atau peralihan antara musim kemarau dan musim hujan ini, baik alam maupun kondisi tubuh pun akan menyesuaikan. Tak heran bila sering kali banyak orang yang mengalami keluhan berbagai sakit dan penyakit.

Penyakit apa saja yang datang pada musim hujan ? Berikut ini yang perlu diwaspadai !

  • Penyakit Kencing Tikus (Leptospirosis)

Penyakit  kencing tikus ini disebabkan oleh bakteri leptospira interrogans yang ada di air kencing, darah, atau jaringan hewan pengerat. Artinya, bakteri ini muncul di area yang kotor. Gejala penyakit leptospirosis ini adalah sakit kepala, mual, muntah, badan meriang dan demam, nyeri otot, kulit menguning, sakit perut, diare, ruam, dan mata merah.

  • Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penyakit yang ditularkan dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus ini seringnya menyerang pada saar musim hujan. Gejala penyakit DBD adalah sakit kepala dan bagian belakang mata, kelelahan, demam, mual dan muntah, serta nyeri otot.

  • Penyakit Malaria

Serangan malaria juga disebabkan oleh gigitan nyamuk, yakni jenis nyamuk anopheles yang munculnya kerap saat musim hujan. Gejala malaria akan muncul 2 minggu setelah terinfeksi parasit plasmodium dari gigitan nyamuk anopheles. Gejalanya menggigil atau kedinginan dan berkeringat, demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, dan diare.

  • Penyakit Tipes (Demam Tifoid)

Penyakit tipes ini merupakan infeksi menular dan menyebab dari makanan yang terkontaminasi oleh bakteri Salmonella Thyphi atau Salmonella Paratyphi. Gejalanya sakit kepala, demam tinggi, lemah dan lesu, nafsu makan turun, sakit perut, mual dan muntah, diare atau sembelit, ruam atau bintik merah pada kulit, serta nyeri otot.

  • Penyakit Diare

Penyakit diare ini memang bisa menyerang kapan saja, namun lebih seringnya pada saat musim hujan. Karena bakteri penyebab diare seperti rotavirus, e.coli, crystoporidium, shigella, dan lainnya mudah berkembang saat musim hujan. Gejalanya sakit perut, sering buang besar dan cair, kram perut, sakit kepala, mual dan muntah, demam, kehausan, tidak nafsu makan, dehidrasi, dan demam.

  • Penyakit Flu (Influenza)

Tentu saja, saat daya tahan tubuh menurun, virus influenza kerap datang menghampiri. Dan pada saat pergantian ke musim hujan kerap membuat daya tahan tubuh turun. Dalam kondisi itu mudah tertular flu, melalui bersin, menyentuh benda yang terkontaminasi virus influenza, batu, dan lainnya. Gejalanya adalah bersin-bersin, pegal-pegal, sakit kepala, sakit tenggorokan, sulit tidur, kelelahan, demam, hidung tersumbat, batuk kering, nafsu makan turun.

Tentu perlu persiapan yang baik untuk menghadapi pergantian musim. Melakukan penanganan yang tepat bila terserang berbagai penyakit musim hujan, dapat menyelamatkan kesehatan Anda. Bila tubuh terasa mengalami kelainn maka segeralah periksakan diri ke dokter.