Pengukuhan Pepadi Lamongan 2025–2030, Dorong Lahirnya Dalang Muda Mendunia
▪︎LAMONGAN — POSMONEWS.COM,-
Eksistensi Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) di Kabupaten Lamongan sebagai wadah penting dalam pelestarian seni budaya wayang di tengah arus modernisasi dan globalisasi kembali bergairah.
Seiring dikukuhkannya Pengurus Pepadi Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2025–2030, yang berlangsung di Aula Gedung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kab. Lamongan, Rabu (14/5/2025).
Ketua Pepadi Jawa Timur, Sinarto, S.Kar, MM., yang hadir dan mengukuhkan jajaran pengurus Pepadi Lamongan itu berharap agar amanah yang diberikan dapat diemban dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, serta dedikasi yang tinggi demi kemajuan organisasi dan daerahnya.
Ia berpesan, Pepadi Lamongan agar semakin aktif mengambil peran strategis dalam pelestarian seni budaya, khususnya seni pewayangan dan pedalangan, di tengah gempuran budaya asing yang mempengaruhi perilaku generasi muda
“Acara pengukuhan ini merupakan agenda penting dan strategis sebagai upaya memelihara eksistensi organisasi Pepadi. Para dalang bukan hanya penjaga tradisi, namun juga agen transformasi budaya yang mengedukasi dan memberi nilai-nilai luhur kepada masyarakat melalui pertunjukan wayang,” tuturnya.
Acara Pengukuhan Pengurus Pepadi Lamongan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Lamongan, Siti Rubikah juga turut hadir puluhan dalang anggota Pepadi, Ketua Pepadi Gresik, Mojokerto, Bojonegoro, juga sejumlah tokoh dari organisasi budaya, dan paguyuban seperti DPD Matra Lamongan dan DPW Matra Jawa Timur.
Meski ada tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana menjaga eksistensi wayang dan pedalangan agar tetap relevan di tengah generasi muda yang akrab dengan teknologi digital dan budaya pop global. Maka, Pepadi menjadi sangat penting dalam upaya regenerasi dalang dan pembinaan seni pedalangan.
Hal itu disinggung dalam sambutan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Lamongan, Siti Rubikah, sehingga Pemerintah Daerah berkomitmen dalam mendukung pelestarian budaya daerah, termasuk seni pedalangan.
“Karenanya di Dinas kami selalu memberikan ruang yang luas bagi Pepadi, tokoh, pemerhati, dan komunitas budaya untuk aktif terlibat dalam pengembangan dan pemajuan kebudayaan. Khusus kepada Pepadi Lamongan jika membutuhkan fasilitas di Aula ini bisa digunakan, termasuk perangkat gamelan, dll. Juga kami nantinya menyiapkan wahana budaya itu di area Kagama. Selamat saya ucapkan untuk Pengurus baru Pepadi Lamongan, semoga organisasi ini mampu mencetak dalang-dalang muda dari kalangan generasi muda,” tegasnya.
Sedangkan di sesi sambutannya Ketua Pepadi Kab. Lamongan masa bhakti 20025-2030, Ki Dalang Suratno, selain membidik generasi muda untuk berkiprah, ia berharap ke depan Lamongan melahirkan Dalang yang Mbawono (mendunia).
“Harapan yang Pepadi Lamongan di Kepengurusan baru, terhadap generasi muda ini, agar pemerintah bisa memasukkan seni pewayangan dan pedalangan itu, misalnya di Kurikulum Muatan lokal. Sedangkan pada organisasi, semoga makin berkembang, dan diiringi kesejahteraan para anggotanya,” tukasnya.▪︎[DANAR SP]
