Menteri Keuangan – Menteri Sosial Kunjungi Wisata Pujon Kidul
▪︎MALANG-POSMONEWS.COM,-
Bupati Malang dan Wakil Bupati Malang, mendampingi Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, dalam rangka kunjungan kerja terkait program penanganan kemiskinan di Kecamatan Pujon.
Turut hadir juga Pj Walikota Batu, Aris Agung Paweni, (BKPSDM) dan jadi Pj Walikota Batu, juga DPR-RI Komisi XI, Andreas Edy Susetyo, dan Walikota Malang, Sutiaji, termasuk jajaran pendamping PKH Dinsos Propinsi juga Prokopimda Kabupaten Malang.
Didampingi dengan Forkopimda kedua Srikandin Indonesia meninjau beberapa tempat Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) dan Rumah Sejahtera Terpadu (RST), disabilitas, yatim piatu,
Mensos mengatakan kepada Menkeu pihaknya berkolaborasi dengan Bank Indonesia untuk melakukan intervensi kemiskinan ekstrim dengan program pemberdayaan, salah satunya PENA.
“Integrasi tiga fase : pemulihan sosial, fase transisi dan fase pengembangan diharapkan mampu mempercepat kemiskinan ekstrim tahun 2024,” lanjut Mensos.
Sri Mulyani Indrawati juga berkunjung ke wisata Pujon Kidul. Bisa punya sektor pariwisata alam yang keren, menarik, bisa memanfaatkan lahan kosong – aset negara – untuk memajukan perekonomian daerah dan berkembang.
Saat meninjau lokasi Desa Wisata Pujon Kidul kemarin (20/1), Pak Kades, Udi Hartono, cerita di tahun pertama beliau menjabat sebagai kepala desa, infrastruktur dasar pertama yang ia bangun di Desa Pujon adalah air bersih, lalu di tahun kedua beliau membangun pengelolaan sampah yang lebih baik.
Nggak heran kalau Desa Pujon Kidul dapat predikat desa mandiri, artinya secara ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar publik dikategorikan sangat baik.
Dengan mengoptimalkan peran BUMDes, pemerintah Desa Pujon Kidul mulai mengembangkan sektor agrowisata serta memberdayakan UMKM lokal untuk menyediakan jasa pendukung – souvenir, kuliner, produk pertanian, homestay, hingga wisata outdoor.
Dalam 3 tahun terakhir, Desa Pujon Kidul juga selalu menunjukan kinerja penyaluran alokasi Dana Desa secara penuh (100%). Total penyaluran BLT Desa TA 2022 ke Kelompok Penerima Manfaat (KPM) mencapai Rp 318,60 juta dan disalurkan kepada 118 KPM – komposisi terbesar adalah petani dan buruh tani (50,85%).
Semoga ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. Kemenkeu pun siap memberikan dukungan untuk mendorong kemajuan perekonomian di daerah.▪︎(Ahm/Ist)


