MTs. Assa’adah 1 dan 2 Bakal Gelar Workshop Jurnalistik

▪︎GRESIK-POSMONEWS.COM,-
Madrasah Tsanawiyah (MTs) Assa’adah 1, dan MTs. Assa’adah 2 di Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin (YPPQ) Sampuran, Bungah, Gresik, bakal menggelar WORKSHOP JURNALISTIK “Cara Mudah Menulis di Media Massa dan Berita Online”.
Rencana kegiatan workshop tersebut diperuntukkan bagi semua tenaga pengajar di MTs. Assa’adah 1 dan MTs. Assa’adah 2 Bungah, Gresik.
Acara workshop jurnalistik ini bakal mendapat respon positif dari para guru. Sebab zaman sekarang tenaga pengajar atau guru dituntut untuk “melek” tentang dunia media massa.
“Saya berkeyakinan acara ini mendapat respon positif dari para guru,” kata Choirul Anam, S. Pd. selaku Kepala MTs. Assaa’adah 1 Bungah, Gresik, di kantornya, Rabu (27/7/22).
Hal tersebut terlihat ketika para guru dengan antusias mengajukan pertanyaan tentang bagaimana cara menulis yang baik dan benar.
“Terus terang saya mau menulis itu bingung, harus saya mulai dari mana,” kelakar Pak Anam panggilan akrab Choirul Anam.
Rapat rencana Workshop Jurnalistik yang berlangsung di ruangan Kepala Sekolah MTs. Assa’adah 1 Bungah, Gresik, sangat gayeng dan diapresiasi para guru yang hadir dalam rapat tersebut.
“Sampean sebagai alumni MTs. Assa’adah 1 harus membantu keinginan guru-guru di sini untjk belajar menulis, ya paling tidak guru-guru ngerti ilmu jurnalistik. Kalau sampean gak mau itu namanya kebangeten,” pinta Pak Anam dengan senyum khasnya.
Choirul Anam berhap dengan adanya workshop jurnalistik ini menjadi momentum kebangkitan kita semua, terutama dalam bidang tulis menulis.
“Saya ingin web di MTs ini lebih bagus, semua guru serta siswa-siswi ikut menulis dan mengisi web kita,” tambahnya.
Diskusi rencana workshop jurnalistik juga dihadiri dan mendapat tanggapan serius Kepala Sekolah MTs. Assa’adah 2 Bungah, Gresik, Senidi Arif, S.Ag. Dia mengharapkan agar workshop jurnalis dilakukan pada semua guru di lingkungan YPPQ.
“Acara workshop ini sangat bagus, materinya sangat dibutuhkan oleh para guru dan juga ini ilmu yang sangat bermanfaat, harus segera dilaksanakan,” ujar Pak Arif.
Pelatihan semacam ini perlu terus dilaksanakan, agar sumber daya manusia para guru semakin meningkat. Dengan workshop para guru akan lebih paham cara menyampaikan informasi lebih baik.
Senidi Arif juga menyebutkan para guru tentunya akan mendapatkan pelajaran yang bermanfaat, dan menambah pengetahuan mereka tentang jurnalistik, sehingga tidak hanya terpaku pada rutinitas pekerjaan masing–masing. **(zubi/ahm)

