Berita Utama

Kisah Penjual Ikan, Tiga Anak jadi TNI, Polri dan Security

Menjadi sosok orangtua tentu saja memiliki tanggung jawab besar di belakangnya. Mulai dari merawat, membesarkan hingga mendidik anak-anaknya hingga sukses. Begitu pula yang dilakukan oleh penjual ikan asal Desa Mangilu, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Berbekal mencari dan menjual ikan keliling, pria ini berhasil mendidik ketiga anaknya hingga sukses. Ketiganya bahkan memiliki pekerjaan yang sangat membanggakan yakni menjadi TNI, Polri hingga Security di perusahaan BUMN.

Lantas bagaimana kisah penjual ikan membesarkan tiga anak hingga sukses jadi TNI, Polri dan Security ini? Melansir dari akun YouTube Official iNews, Rabu (2/6/21), simak ulasan informasinya berikut ini.

Sebuah foto tiga profesi berbeda hormat ke penjual ikan viral di media sosial. Tampak seorang prajurit TNI, Polri dan Sekuriti hormat kepada pria penjual ikan keliling. Siapa sangka, mereka adalah anak dan ayah.

Anwar, anak pertama adalah seorang anggota brimob. Kemudian Rifadi si anak kedua bertugas di Kostrad TNI AD dan si bungsu Firman bekerja sebagai satpam sebuah perusahaan BUMN. Ketiganya sukses berkat perjuangan seorang ayah yang bekerja sebagai penjual ikan keliling.

Penjual Ikan Keliling

Dalam kesehariannya, Pak Patang bekerja mencari dan menjual ikan keliling. Bukan hanya itu saja, Pak Patang dan istri juga diketahui menjadi buruh tani di sawah milik tetangganya. Semua itu telah dilakukan Pak Patang selama sekitar 30 tahun.

Pahlawan Nafkah

“Saya selaku anak menganggap beliau adalah Pahlawan nafkah buat saya. Karena beliau lah istilahnya memberikan sesuatu dari hasil jerih payahnya untuk anak-anaknya sampai Alhamdulillah berhasil,” ujar Firman, putra bungsu Pak Patang yang bekerja sebagai satpam di BUMN.

Cara Besarkan Anak

“Seperti biasa ibu,” jawab Patang yang hanya membesarkan anak-anaknya seperti pada umumnya.

“Rajin belajar sejak di sekolah,” tambahnya saat ditanya apakah anak-anak pak Patang dulunya rajin belajar.

Tak Punya Latar Pendidikan

“Tidak ada Bu,” kata Pak Patang.

“Istri pun begitu ya Pak?,” tanya reporter wanita.

“Iya,” jawabnya diakhiri senyuman.
**(anto)

Related Articles

Back to top button