OPINI

Lamongan Punya Bupati Yes, Sang Pelaksana Terbaik Asta Cita Presiden Prabowo : Nikmat Apalagi yang Kamu Dustakan (3)

▪︎ Oleh : Danar S Pangeran (Jurnalis dan Kabiro posmonews.com di Lamongan)

MANDAT menyelesaikan 15 Program Prioritas, itu adalah kewajiban serta amanah yang diemban dan dijalankan oleh Bupati Yes-Wabup Dirham di pemeritahannya, masa bhakti 2025-2030. Yakni mewujudkan “Kejayaan Lamongan yang Berkelanjutan” dengan fokus pada pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan keharmonisan warga.

Program unggulan ini mencakup infrastruktur, pendidikan, pemberdayaan UMKM, dan pelayanan publik. Hasilnya telah terpampang nyata, setahun kepemimpinan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) bersama wakilnya Dirham Akbar Aksara (Yes-Dirham) menunjukkan tren positif dalam berbagai sektor indikator pembangunan.

Hal yang selalu disebut oleh Bupati Yes di setiap kegiatan pemerintahan. Ia tidak bosan untuk menegaskan tiga pilar utama dalam visi kepemimpinannya bersama pendampingnya, Wabup Dirham.

” Tiga pilar itu adalah pertumbuhan ekonomi, pembangunan yang merata, dan masyarakat yang harmonis. Visi ini sejalan dengan harapan bahwa Lamongan dapat menjadi daerah yang maju dan berkelanjutan, dengan masyarakat yang hidup rukun dan sejahtera,” kata Pak Yes, yang dikutip penulis di setiap kunjungan, acara – acara resmi pemerintahan.

Maka, terhadap berita-berita hoax, disrupsi medsos, konten kreator yang menyesatkan karena berbagai kepentingan harus disikapi dengan hati jernih. Publik yakni masyarakat Lamongan jangan gampang tergiring oleh intrik-intrik jahat oknum-oknum “Bhatara Kala” yang mengganggu kondusifitas serta stabilitas Lamongan.

Disrupsi media sosial ini berdampak pada kepercayaan publik terhadap berita sering tergerus oleh hoaks. Publik tidak sadar telah tergiring oleh kamulflase berita yang tak berimbang dari buzer.

Hal yang tentu saja dialami selama pemerintahan Bupati Yes-Wabup Dirham, terhadap capaian kinerja dan prestasinya untuk mengangkat pamor Lamongan. Dengan segudang prestasi, tetapi tetap dikritisi, digrogoti, selalu dibidik celah-celah dimunculkannya stiqma negatif. Namun dengan bijak dijawab oleh Bupati Yes dengan filosofi-spiritualnya, Sura Dira Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti.

Karena sebagai bupati yang puluhan tahun ditempa di birokrasi, juga akademisi sekelas doktor, Bupati Yes teruji sukses menjalankan tugas yang diemban dari atasan (pusat dan propinsi, red).

Pak Yes membawa Lamongan berhasil melaksanakan program Asta Cita Presiden RI, dan Nawa Bhakti Satya Gubernur Jawa Timur dengan sangat baik. Dua program pimpinan pemerintahan itu diselaraskan dengan 15 Program Prioritasnya, membawa tugas itu Landing di Lamongan.

Komitmen Bupati Yes untuk mengakhiri tugasnya di periode keduanya, bukan hanya slogan. Ia tak akan Tinggal Glanggang Colong Playu. Tetapi dibuktikan dengan kinerja kerasnya, berinovasi, pantang menyerah dengan berbagai ikhtiar, upaya-upaya menyikapi problematika yang ada. Selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat, daerah, dan semua kalangan agar progres pencapaian pembangunan di Lamongan benar-benar sukses.

Hal tersebut selalu ditegaskan Pak Yes, bahwa pembangunan di Kabupaten Lamongan dilaksanakan secara utuh, mencakup pembangunan fisik dan non fisik yang terukur melalui capaian data, grafik, prosentase, dan  angka riil yang bisa diakses oleh masyarakat.

Misalnya di sektor fisik, khususnya pembangunan infrastruktur melalui program prioritas Jalan Mantap dan Mulus Lamongan (Jamula). Progres akhir tahun 2025, telah mencapai sekitar 60,21 persen. Terdata, 58 ruas jalan terbangun atau 24.700 meter jalan dalam kondisi baik. Pembangunan desa, juga luar biasa, 277 desa berstatus mandiri, lainnya telah  berstatus maju.

Di sektor unggulan daerah, pertanian tetap solid. Sangat dominan tingkatkan ekonomi.  Produksi padi Lamongan, mencapai lebih dari 1 juta ton gabah kering panen per tahun, menjadikan Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Timur, juga termasuk di tingkat nasional. Komoditas jagung, kedelai, perikanan, dan peternakan sudah menunjukkan tren produktivitas yang positif.

Sedangkan pembangunan non fisik yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia terus diperkuat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan tercatat berada pada angka 75,90 di tahun 2024 (menunjukkan tren peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat).

Dengan pembangunan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lamongan ini Pak Yes optimistis mampu mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, serta memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.(Bersambung)***

Related Articles

Back to top button