Wali Kota Malang Sambut Hangat Kunjungan Yayasan Sosial Hakka

▪︎ KOTA MALANG – POSMONEWS.com,-
Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menerima kunjungan jajaran pengurus Yayasan Sosial Hakka Malang di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wali Kota Malang di Jl. Ijen No. 2, Minggu (8/3/2026).
Pertemuan ini menjadi momen silaturahmi yang sarat makna, sekaligus memperkuat harmoni antarbudaya di Kota Malang.
Dalam pertemuan ini, Ketua Pembina Yayasan Sosial Hakka Malang, Widodo Harsono, berbagi kisah mengenai sejarah panjang suku Hakka yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Malang. Ia menuturkan bahwa komunitas Hakka telah lama hidup berdampingan dengan berbagai kelompok masyarakat lainnya.
Menurut Widodo, meskipun pada masa lalu terdapat batasan-batasan budaya, kini masyarakat Hakka semakin aktif berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari kegiatan sosial hingga keterlibatan dalam pembangunan daerah.
“Kami di Malang memiliki Yayasan Sosial Hakka yang bertujuan memudahkan kami melakukan kegiatan sosial bagi masyarakat. Apalagi saya sendiri Arema asli dan sudah tinggal di Malang selama 77 tahun,” ungkapnya.
Kunjungan ini juga diwarnai dengan penyerahan cinderamata berupa lukisan tradisional Tiongkok (Chinese Hand Painting) yang dibuat langsung oleh Ketua Harian Yayasan Sosial Hakka Malang, Sutanto Harsono.
Sutanto yang dikenal sebagai seniman lukis berprestasi menjelaskan keunikan teknik dalam seni lukis Chinese Painting. Berbeda dengan lukisan pada umumnya, karya tersebut dibuat tanpa sketsa terlebih dahulu.
“Seni lukis Chinese Painting ini dilukis langsung menggunakan tinta di atas kertas putih tanpa sketsa. Jika terjadi kesalahan, lukisan harus dibuang karena tidak bisa diperbaiki seperti lukisan cat minyak,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyambut hangat kunjungan ini dan mengapresiasi kontribusi komunitas Hakka selama ini.
“Saya sangat mengapresiasi silaturahmi dari Yayasan Sosial Hakka Malang beserta karya seni yang luar biasa ini. Semangat kebersamaan dan keberagaman seperti inilah yang menjadi kekuatan Kota Malang. Mari kita terus bergandengan tangan, memperkuat kolaborasi, dan bersama-sama membangun Kota Malang agar semakin maju, harmonis, dan membanggakan,” pungkas Wahyu.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut menjadi pengingat bahwa keberagaman budaya di Kota Malang bukan sekadar identitas, tetapi juga energi yang menguatkan langkah bersama dalam membangun kota yang inklusif dan berdaya.▪︎ (Do/AHM)