DPU Bina Marga Jatim Pasang Kembali Baut Jembatan Ploso
▪︎ Baut dan Tiang Pembatas Sempat Hilang Dicuri

▪︎ JATIM – POSMONEWS.com,-
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Mojokerto, bergerak cepat terkait hilangnya sejumlah baut dan tiang pembatas Jembatan Baru Ploso Jombang.
Laporan hilangnya beberapa baut serta tiang pembatas tersebut menjadi atensi khusus dari jajaran UPT PJJ Mojokerto.
Melalui PPK Wilayah II Jombang, Ariek Tri S. mengatakan pihaknya telah melaksanakan perbaikan dan pemasangan kembali baut dan tiang pembatas pada hari yang sama dilaporkan.
“Saat ini, kondisi Jembatan Ploso Jombang sudah aman, dan bisa dilalui oleh masyarakat,” kata Ariek.
Lebih lanjut Ariek juga memberikan apresiasi kepada masyarakat, yang turut peduli dengan keaaanan dan kenyamanan infrastruktur disekitarnya.
“Terima kasih atas atensinya, karena menjaga infrastruktur merupakan tugas bersama, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat,” pungkasnya.
Seperti diberitakan aksi pencurian baut di Jembatan Baru Ploso kembali terjadi. Tidak hanya baut dan mur yang hilang, satu tiang penyangga pembatas jembatan juga diduga ikut raib. Kondisi tersebut terpantau pada Rabu (4/2/2026) lalu di Jembatan Baru Ploso Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sedikitnya terdapat sekitar 10 baut yang hilang. Seluruh baut tersebut berada di pembatas sisi timur jembatan, tepat di area dengan ruang paling lebar yang juga menjadi satu-satunya bahu jalan yang memungkinkan kendaraan berhenti dalam kondisi darurat.
Hasil penghitungan di lapangan menunjukkan, di bagian selatan bahu jalan terdapat lima mur atau penutup baut yang hilang. Sementara di sisi utara, ditemukan dua mur hilang, tiga baut beserta mur, serta satu cagak atau tiang pembatas yang diduga raib.
Pada bagian yang diduga sebagai lokasi hilangnya cagak pembatas, terlihat hanya tersisa empat baut yang masih tertancap di cor beton tanpa mur pengunci.
“Kalau malam kelihatannya sangat berbahaya, apalagi di situ bahu jalannya paling lebar. Kalau baut dan pembatas hilang, orang bisa tidak sadar dan terlalu ke pinggir,” ujar warga.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Imam Bustomi, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut, peristiwa kehilangan baut di Jembatan Baru Ploso bukan kali pertama terjadi.
“Kalau terkait baut itu, sepertinya kejadiannya terulang lagi. Dulu juga sudah pernah terjadi dan sudah diback-up serta ditangani oleh teman-teman Bina Marga Provinsi,” jelas Imam Bustomi.▪︎(FEND)
