Dinas PUTR: Erupsi Semeru Tak Ganggu Proyek Strategis

150 dibaca

▪︎JATIM – POSMONEWS.com,-
Dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tidak sampai mengganggu aktifitas para pekerja proyek strategis di wilayah Lumajang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lumajang, Endah Mardiana, mengungkapkan bahwa sejumlah proyek pembangunan pemerintah di Kabupaten Lumajang dipastikan tidak terdampak meski terdapat penutupan sementara aktivitas tambang pasir.

“Hasil evaluasi pejabat pembuat komitmen (PPK), belum ada surat resmi dari rekanan (kontraktor) mengenai hal tersebut (keluhan kesulitan bahan material proyek),” kata Endah.

Lebih jauh Endah menuturkan, semua masalah harus terinventarisasi secara formal dan legal. Ada surat resmi untuk tindak lanjutnya, agar jelas sesuai permasalahan yang terjadi.

Endah menegaskan bahwa proyek-proyek yang telah berjalan tetap harus diselesaikan sesuai dokumen kontrak yang dijadwalkan berlangsung.

Dinas PUTR Lumajang pada tahun 2025  tengah mengerjakan sejumlah proyek strategis daerah. Rinciannya, 18 proyek peningkatan jalan dan 1 proyek pembangunan drainase, dengan total nilai mencapai puluhan miliar.

“Jadi masih pakai aturan saat penawaran dan jadwal kontrak. Artinya, proyek harus selesai sesuai jadwal,” tegas Endah.

Sementara itu Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyatakan bahwa seluruh aktivitas penambangan pasir di Kabupaten Lumajang dihentikan sementara.

Penghentian tersebut dilakukan menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang kini berstatus Level IV atau Awas.
Selain itu, larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Lumajang Nomor 500.10.2.3/1/427.14/2025, yang menegaskan kepada pemilik izin usaha penambangan dan para pekerja tambang untuk menghentikan kegiatan sampai kondisi dinyatakan aman.▪︎(FEND)