Waspada, KemenPU Siagakan Petugas saat Cuaca Ekstrem

94 dibaca

▪︎BANDUNG – POSMONEWS.com,-
Memasuki cuaca ekstrem, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyiapkan sejumlah alat berat seperti ekskavator, buldozer, truk, crane, girder, mesin pompa air, toilet portabel dan peralatan kebencanaan lainnya.

Peralatan berat itu berjejer rapi di halaman belakang Balai Teknik Jalan dan Jembatan, Jalan AH Nasution, Kota Bandung. Peralatan tersebut disiapkan sebagai antisipasi kejadian bencana alam yang terjadi di seluruh Indonesia.

Guna mengetahui kesiapan itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung peralatan kebencanaan tersebut. Menteri Dody meninjau peralatan kebencanaan itu dengan menggunakan mobil komando berwarna hijau. Sambil meninjau, dan menyapa para petugas.

“Dalam beberapa minggu ke belakang kita diperingatkan BMKG bahwa saat ini sudah memasuki masa musim penghujan, di beberapa tempat terjadi banjir dan longsor, dikhawatirkan ada banjir lagi dan bencana lainnya terutama di Jabar dan beberapa provinsi lainnya, provinsi yang memang kita tengarai berat (rawan) pada saat musim penghujan,” kata Menteri Dody.

“Kita cek alat berat kita, peralatan banjiran kita, jangan sampai misal ada longsor di Sukabumi material habis, bronjong habis dan beberapa tempat lain,” tandas Menteri Dody.

Menteri Dody mengatakan, selain membangun infrastruktur,  kesiapsiagaan bencana alam dalam memantau kondisi infrastruktur menjadi tugasnya. Pihak petugas juga diminta siap siaga.

“BMKG peringatkan cuaca ekstrem, bagi kami ini tugas pokok Kementerian PU, bagi kami kecepatan dan ketepatan wajib kita utamakan kalau bicara tanggap darurat, setiap detik, setiap menit kita bicara nyawa manusia, kita bicara harta benda,” jelasnya.

“Kita pastikan semua alat berat siap, truk siap, alat banjiran siap, kalau kurang dialokasikan untuk segera dibeli, kalau ada bencana kita sudah siap,” tegas Menteri Dody.

Soal kesiapan SDM dan peralatan, Menteri Dody menyatakan sudah cukup dan memadai.

“Karena tanggap darurat adalah salah satu tugas kita selain membangun dan merawat, sementara waktu SDM cukup, karena memang ini tugas fungsi kita, setiap balai ada satgas bencana, tinggal kita siapkan dan mantapkan terutama dengan BNPB dan BPBD juga pemda setempat dan jangan ada communication gap. Kita perkuat lagi, sehingga siap menghadapi cuaca ekstrem, kita siap 24 jam sehari,” pungkas Menteri Dody.▪︎(FEND)