Berita Utama

BBPJN Jatim – Bali Pastikan Kondisi Jembatan Suramadu Layak Dilintasi

▪︎ Dilengkapi Sensor Merekam Data Teknis secara Real Time

▪︎ JATIM – POSMONEWS.com,-
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur – Bali memastikan bahwa kondisi Jembatan Surabaya – Madura (Suramadu) dalam keadaan aman dan layak dilintasi kendaraan.

Kepala Satuan Kerja Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu BBPJN, Suparyanto, mengatakan pihaknya rutin melakukan perawatan, termasuk pada bagian expansion joint di kawasan jembatan.

“Ada perbaikan perkerasan aspal berupa penambalan lubang. Kami rutin melakukan pemantauan dan pemeriksaan kondisi struktur jembatan,” kata Suparyanto dalam keterangan tertulisnya.

Suparyanto menjelaskan, modernisasi pengelolaan jembatan turut diterapkan melalui pemanfaatan sensor dalam pemeriksaan struktur jembatan. Sensor tersebut mampu merekam data teknis secara real time, mulai dari getaran, pergeseran, hingga tegangan elemen jembatan. Data ini kemudian dianalisis oleh tim teknis sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis kondisi aktual di lapangan.

Pengawasan juga diperkuat melalui pemerikasaan yang dilakukan penilik jalan dan patroli rutin PAM Satker PJBH Suramadu. Kehadiran tim di lapangan memungkinkan potensi kerusakan atau gangguan terdeteksi lebih dini dan ditangani dengan cepat.

Penanganan dalam kurun waktu 1×24 jam mencerminkan komitmen terhadap pelayanan publik responsif dan profesional.

Dalam aspek keamanan, Satker PJBH Suramadu menjalin sinergi dengan kepolisian. Kerja sama lintas sektor ini terbukti efektif, salah satunya adalah keberhasilan menggagalkan upaya pencurian kabel di area jembatan.

Koordinasi tersebut tidak hanya mencegah kerugian material, tetapi juga menjamin kelancaran fungsi jembatan sebagai prasarana vital.

“Dengan seluruh rangkaian kegiatan preservasi yang telah dilakukan, Satker PJBH Suramadu menegaskan bahwa Jembatan Suramadu berada dalam kondisi aman dan layak digunakan. Keselamatan pengguna menjadi prioritas utama, sejalan dengan visi pembangunan infrastruktur nasional yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Suparyanto.

Jembatan Suramadu tidak hanya dipertahankan sebagai ikon arsitektur dan kebanggaan bangsa, tetapi juga tulang punggung mobilitas dan ekonomi kawasan Jawa–Madura.

Suparyanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan preservasi dan turut menjaga infrastruktur Jembatan Suramadu, mulai dari tim teknis, penilik jalan, Tim Patroli Keamanan Suramadu, aparat kepolisian, hingga masyarakat pengguna jembatan.

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD, Jatim Abdul Halim, meminta pemerintah pusat lebih serius dalam pemeliharaan dan pengawasan Suramadu, menyusul kemacetan akibat perbaikan pada bentangan tengah jembatan.▪︎(FEND)

Related Articles

Back to top button