Mencetak Generasi Mandiri dengan Pendidikan Karakter

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Karakter Pendidikan Kabupaten Malang kembali membuat gebrakan dalam membentuk karakter positif pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di wilayahnya.
Yakni menggelar perkemahan pendidikan karakter di Coban Rondo Pujon Kidul Kecamatan Pujon, selama tiga hari dan diikuti oleh sekitar 300 siswa dari seluruh SMP di Kabupaten Malang.
Kemah karakter yang dibesut oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, tidak lepas dari harapan besar dalam menyeimbangkan pendidikan akademik para pelajar dengan penumbuhan karakter positif.
Sebagai pondasi kuat para pelajar dikemudian hari. Karena, otak pintar tidak cukup tanpa adanya karakter positif yang tumbuh kuat dalam jiwa pelajar.
“Tantangan zaman semakin berat bagi generasi muda saat ini. Maka pembentukan karakter sejak dini menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan agar mereka menjadi sosok kuat dan memiliki kepribadian baik,” kata Dr. Suwadji Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rabu (17/9/2025).
Melalui kemah pendidikan karakter di alam terbuka, 300 pelajar SMP akan digembleng untuk belajar mandiri, bekerjasama, dan tentunya hidup di alam terbuka dan era globalisasi elektronik.
Pembiasaan pendidikan tersebut diyakini mampu menjadi pondasi dalam pembentukan karakter positif para pelajar sejak dini.
Dr.Suwadji Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang ini melanjutkan, bahwa pendidikan karakter tidak bisa dilepaskan dalam pendidikan di era saat ini globalisasi elektronik.
Bahkan, pendidikan karakter menjadi pilar yang wajib terus diupayakan dan dikuatkan dalam sistem pendidikan nasional.
“Karena tantangan saat ini semakin kompleks dan tidak bisa hanya dihadapi dengan pintar saja. Karena itu kami terus memacu berbagai program pembentukan karakter pelajar wajib belajar 9 tahun sejak dini,” ujarnya.
Perkemahan karakter bagi 300 pelajar SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Malang 3 digelar selama 3 hari.
Dari Rabu (17/9/2025) dimana acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Malang Dr. Suwadji, selama 3 hari.
Termasuk dihadiri PGRI, MKKS suwasta dan negeri Kabupaten Malang, Korwil Pendidikan Kabupaten Malang serta Muspika Pujon.
Suwadji juga menegaskan, bahwa untuk menumbuhkan dan menguatkan karakter pelajar, bukan hanya kewajiban pendidik di sekolahan saja. Tapi, merupakan kewajiban seluruh pihak secara integral.
Sehingga proses penguatan karakter akan terus berkelanjutan.
“Menumbuhkan dan menguatkan karakter positif harus berkelanjutan. Karena itu apa yang kita lakukan ini merupakan bagian dalam proses tersebut,” kata Suwadji.
Harapan besar pun disematkan dalam berbagai kegiatan pembentukan karakter, seperti kemah karakter tersebut.
Yakni tercipta dan tumbuhnya karakter positif pelajar serta menjadi pribadi yang santun, cerdas, sehat serta agamis.
“Harapan besar kami sebagai pendidik tentunya seperti itu. Sehingga nantinya para pelajar ini ke depan menjadi para penerus bangsa dan negara yang memiliki karakter positif,” pungkas Suwadji.▪︎(AHM)

