Wakil Bupati Malang Apresiasi GOW Gelar Pelatihan Ecoprint

332 dibaca

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, penuhi undangan dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Malang dalam pembukaan Pelatihan Ecoprint yang mengusung tema “Meningkatkan Ekonomi Kreatif Melalui Ecoprint Solusi Ramah Lingkungan untuk Masa Depan”. Bertempat di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang pada Senin (16/6).

Hadir membuka secara langsung pada tersebut Ketua Dekranasda Kota Malang, Hanik Andriani Wahyu Hidayat, dan dihadiri Jajaran Pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten dan Kota Malang, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Malang, Narasumber sekaligus Penggerak Ecoprint “Batik Madukara”.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Malang yang telah menyelenggarakan pelatihan ini. Kegiatan ini bukan hanya mencerminkan semangat pemberdayaan perempuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mendorong kemajuan ekonomi kreatif berbasis lingkungan dan budaya lokal,” kata Wakil Bupati Malang.

Di sisi lain, kehadiran Ibu Meilina dari “Griya Madukara” sebagai narasumber pada kesempatan ini, tentu membawa semangat baru bagi kita semua. Sebagai pengrajin, Beliau telah membuktikan bahwa ecoprint bukan sekadar teknik menghias kain, tetapi telah berkembang menjadi bentuk seni dan produk bernilai tinggi. Mulai dari busana, aksesoris, tas, hingga pernak-pernik rumah tangga, semua dilakukan dengan pendekatan yang ramah lingkungan dan artistik.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa perkembangan industri kreatif berkembang begitu masiv dewasa ini. Produk-produk lokal semakin berkembang dan mulai mengisi ruang-ruang konsumen dari berbagai kalangan. Tidak terkecuali dengan produk berbasis ecoprint. Disampaikan Wakil Bupati Malang bahwasanya wilayah Kabupaten Malang juga memiliki potensi besar dalam pengembangan produk ecoprint.

“Salah satunya adalah karya dari Sanggar Batik Sengguruh di Kecamatan Kepanjen, yang tidak hanya menghasilkan batik tetapi juga berbagai produk ecoprint lain dengan motif khas flora lokal. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Malang juga terus mendorong pelatihan, pendampingan, dan promosi bagi para pelaku usaha kreatif, termasuk pengrajin ecoprint,” pungkasnya.

“Kami juga membuka ruang kolaborasi lintas daerah, agar ke depan tercipta ekosistem yang saling menguatkan dari hulu hingga hilir, baik itu mulai dari pengadaan bahan baku alami, inovasi desain, hingga akses pemasaran secara offline maupun digital. Potensi ini tentu akan lebih berkembang bila ada sinergi lintas daerah, khususnya antara Pemerintah Kota dan Kabupaten Malang, serta antar-pengrajin dan komunitas kreatif di kedua wilayah,” pintanya.

Maka dari itu, Wakil Bupati Malang berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan produk ecoprint.

Utamanya sebagai bagian dari pengembangan pada sektor ekonomi kreatif yang berdaya saing, ramah lingkungan, serta mampu membuka lapangan kerja baru, khususnya bagi kaum perempuan.▪︎(AHM/Dhe)