Pemkot Malang Siapkan Revitalisasi Pasar Bareng
▪︎ Berkonsep Kuliner Timur Tengah
▪︎KOTA MALANG – POSMONEWS.com,-
Pemkot Malang mendorong modernisasi pasar tradisional guna meningkatkan daya tarik ekonomi lokal dan memperluas segmentasi pengunjung. Salah satu langkah terbarunya adalah rencana pengembangan Pasar Bareng menjadi pasar tradisional dengan konsep modern.
Pasar Bareng akan mengikuti jejak Pasar Oro-Oro Dowo dan Pasar Klojen yang telah lebih dahulu ditata ulang dan kini tampil dengan wajah baru yang lebih bersih, nyaman, dan menarik.
“Pasar sekarang tidak lagi identik dengan kesan kumuh dan bau. Banyak anak muda bahkan dari luar kota yang datang berkunjung, melihat langsung dan menikmati suasana pasar. Ini menandakan ada perubahan minat yang positif terhadap pasar tradisional,” ujar Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat menghadiri kegiatan di Pasar Oro-Oro Dowo, Jumat (30/5/2025).
Walikota Wahyu menjelaskan bahwa upaya ini bertujuan untuk mengubah citra pasar tradisional agar lebih bersih, nyaman, dan menarik bagi semua kalangan, termasuk anak muda.
“Sekarang, pasar bukan hanya menarik bagi orang tua. Anak muda pun mulai tertarik datang dan melihat langsung. Pasar sudah menjadi percontohan nasional, dan kami ingin terus mengembangkannya,” ujarnya.
Menurut Wahyu, Pasar Bareng dipilih sebagai lokasi revitalisasi berikutnya karena dinilai memiliki lokasi yang strategis serta bangunan yang cukup luas, bahkan hingga tiga lantai.
“Pasar Bareng menjadi prioritas karena letaknya strategis dan potensial. Revitalisasi ini nantinya akan merambat ke pasar-pasar lainnya di Kota Malang,” tambahnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan konsep untuk mengubah wajah Pasar Bareng agar tidak kalah bersaing dengan Pasar Klojen maupun Oro-oro Dowo.
“Bagian bawah Pasar Bareng saat ini cukup sepi, baik dari sisi pengunjung maupun pedagang, padahal lokasinya sangat strategis,” jelas Eko.
Eko menyebutkan bahwa Pasar Bareng akan dikembangkan menjadi sentra kuliner tematik dengan konsep yang mengusung ragam cita rasa nusantara, Asia, hingga Timur Tengah.
“Nantinya, masyarakat yang ingin menikmati masakan Timur Tengah atau Asia bisa datang langsung ke Pasar Bareng,” imbuhnya.
Meski belum menentukan target waktu pelaksanaan, Eko memastikan rencana tersebut akan segera direalisasikan, mengingat tren pasar tradisional di Kota Malang saat ini menunjukkan perkembangan positif.
“Kami juga akan menggandeng anak-anak muda dan komunitas milenial untuk turut berkreasi dalam pengembangan pasar ini,” pungkasnya.▪︎(AHM/Dwi)

