Berita

Sarasehan Transformasi Seni Budaya di Era Teknologi

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib mengahdiri Sarasehan Transformasi Seni Budaya di Era Teknologi. Bertempat di Solaris Hotel, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang pada Sabtu (10/5).

Turut hadir Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Ki Ardi Purbo Antono, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Fatayat Kabupaten Malang, Dra.Hj. Khofidah serta Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Toko Pemuda di Kabupaten Malang.

“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Malang saya menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan ketidaksempurnaan sepanjang menjalankan tugas sebagai pimpinan daerah di Kabupaten Malang. Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ibu Dra. Hj. Khofidah atas inisiatif luar biasa dalam menyelenggarakan kegiatan yang sangat relevan ini,” ujar Wakil Bupati Malang.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini kita hidup di era teknologi yang berkembang begitu pesat. Digitalisasi telah merambah ke semua sektor kehidupan, termasuk dunia seni dan budaya.

Transformasi ini tentunya membawa tantangan sekaligus peluang. Di satu sisi, kita dihadapkan pada kekhawatiran akan hilangnya nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.

Namun di sisi lain, teknologi justru membuka ruang yang lebih luas untuk memperkenalkan seni budaya kita kepada dunia melalui platform digital, media sosial, hingga teknologi virtual.

“Oleh karena itu, kita perlu memandang transformasi ini dengan bijak. Kuncinya adalah kolaborasi antara pelestarian warisan kearifan lokal dan inovasi. Pelaku seni budaya harus mampu beradaptasi, memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk mendokumentasikan, mempromosikan, dan mengembangkan karya-karya seni, tanpa kehilangan esensi dan jati dirinya,” kata Wakil Bupati Malang.

Pihaknya selaku Pemerintah Kabupaten Malang juga
berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya, baik melalui program pembinaan, fasilitasi kegiatan, maupun penyediaan ruang ekspresi bagi para seniman. Tentunya, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk legislatif, akademisi, dan komunitas seni, menjadi kunci keberhasilan bersama.

“Melalui forum ini, saya berharap akan lahir ide-ide segar, gagasan konstruktif, serta jejaring kolaborasi yang semakin memperkuat ekosistem seni budaya kita di era digital. Mari kita jadikqn teknologi bukan sebagai ancaman, tetapi sebagai mitra untuk membawa seni budaya lokal kita semakin mendunia,” tutup Wakil Bupati Malang. ▪︎(AHM/Dhe)

Related Articles

Back to top button